Belajar dan Bermain di Kampung Cerdas Mojolegi

kampung-cerdas-mojolegi-teras-boyolali
BELAJAR: Sejumlah siswa belajar dengan bimbingan anggota Karang Taruna di Kampung Cerdas Dukuh Weden, Desa Mojolegi, Kecamatan Teras.

BOYOLALI,suaramerdekasolo.com – Langkah anggota Karang Taruna Desa Mojolegi, Kecamatan Teras sungguh mulia. Mereka memfasilitasi pembelajaran para siswa SD- SMP setempat.

Pasalnya, pada masa pandemi Covid-19 ini, para siswa di Boyolali, termasuk di Desa Mojolegi harus belajar di rumah. Pasalnya, sekolah tidak menggelar tatap muka dan pembelajaran dilakukan secara daring.

Namun, para siswa SD dan SMP di Desa ini, difasilitasi dalam belajarnya dari kelompok karang taruna setempat. Mereka bisa belajar bersama-sama dengan teman-teman di Kampung Cerdas yang menempati rumah seorang warga setempat.

“Kami memfasilitasi adik-adik agar bisa belajar lebih efektif, karena pandemi ini daerah sini termasuk yang harus belajar di rumah, sekolah kan tidak dibuka,” ujar Koordinator Kampung Cerdas Mojolegi, Kecamatan Teras, Istiqomah.

Dijelaskan, pembelajaran di Taman Baca Kampung Cerdas seperti laiknya di sekolah. Selain mengerjakan tugas-tugas sekolah, juga membuat pra karya sebulan sekali. Para siswa terkadang juga diajak bermain berupa aneka mainan tradisional.

“Ada gobak sodor, bathengklek, egrang.”

Program tersebut, telah berlangsung sejak Mei 2020 lalu. Selain untuk siswa SD, juga para siswa SMP di wilayah Desa Mojolegi. Yang belajar di tempat tersebut saat ini totalnya sekitar 150 orang. Sehingga Taman Baca membagi per kelompok berdasarkan zonasi tempat tinggal mereka.

“Satu kelompok ada sekitar 10 orang, kita bagi per kelas. Satu kelompok maksimal 2 jam, kemudian diganti kelompok yang lain,” jelasnya.

Fasilitasi belajar di Taman Baca ini juga didasarkan karena sulitnya sekolah daring. Alih-alih mendapatkan pembelajaran dengan teknologi, ratusan anak sekolah di Desa tersebut terancam tidak dapat melanjutkan sekolah selama pandemi belum usai akibat keterbatasan akses internet dan ponsel yang dimiliki.

Beruntung, kondisi itu mendapat perhatian dari PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) IV Jawa Bagian Tengah. Pertamina memberikan bantuan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

“Program yang kami jalankan bertajuk Kampung Cerdas Mojolegi yang menghadirkan fasilitas belajar selayaknya sekolah di tengah desa. Namun tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 seperti pembentukan kelompok siswa yang tidak lebih dari 10 orang setiap kelompok dan duduk berjarak hingga mengenakan masker,” ujar Arya Yusa Dwi Candra, Senior Supervisor Communication PT Pertamina MOR IV wilayah Jateng-DIY.

Selain itu, Pertamina juga memberikan CSR di bidang kesehatan di Desa/ Kecamatan Teras. Yaitu melalui Progran Pertamina Sehati. Kegiatan dalam Program ini yakni menciptakan Sistem Informasi Tumbuh Kembang (Si-Kembang) dalam bentuk website dan mendorong masyarakat untuk menjalankan kegiatan Delivery Pelayanan Terpadu (Desyandu) sebagai wujud tanggap Covid-19 di desa tersebut. (Joko Murdowo)

Editor : Budi Sarmun