Apa Saja Peralatan Pendukung Aquarium Beserta Fungsinya

aquascape
FOTO ILUSTRASI/merdeka.com

Untuk pembahasan kali ini, Suara Merdeka Solo mau sharing soal peralatan dalam aquarium air tawar.

Sepertinya Anda mesti tahu apa saja kegunaan-kegunaan peralatan penunjang pada aquarium, dan apakah Anda wajib memilikinya.

Pengetahuan ini berguna sebagai panduan dasar dalam pemeliharaan ikan pada aquarium air tawar.

Apa saja? Berikut penjabarannya!

Aerator

Aerator adalah mesin penghasil oksigen. Kegunaannya tentu memberikan oksigen terlarut dalam air.

Oksigen tidak hanya diperlukan oleh manusia, tetapi juga biota air lain seperti ikan dan tanaman.

Penggunaan aerator biasanya didukung oleh selang dan batu gelembung. Tujuannya agar oksigen yang dihasilkan bisa lebih halus dan menyebar.

Namun, jika Anda sudah menggunakan head pump, rasanya sudah tak perlu lagi aerator. Kecuali aquariumnya besar atau dirasa masih kurang oksigen.

Head Pump dan Filter

Head pump adalah mesin pompa, sedangkan filter adalah wadah untuk melakukan proses penyaringan.

Cara kerjanya, air disedot oleh head pump ke filter, lalu disaring oleh media dalam filter. Hasil air yang sudah tersaring kemudian dikucurkan kembali ke dalam air. Itu untuk skema kerja filter atas.

Untuk sump (filter bawah), cara kerjanya dengan menjatuhkan air di permukaan dengan pipa menuju ke filter bawah. Setelah tersaring, air diangkat lagi ke atas menggunakan head pump.

Filter bisa diisi dengan berbagai media. Umumnya berupa kapas dan karbon aktif. Tetapi biasanya para hobbyst punya racikan sendiri mengenai media filter yang tepat.

Sedangkan tujuan penggunaan tabung filter ialah untuk menyaring air dari tank utama, lalu dikembalikan dalam bentuk air yang sudah bersih.

Ada beberapa macam filter yang umum digunakan, seperti model canister, filter atas, undergravel, filter bawah, maupun filter samping.

Filter ini ada yang model disekat dan bersusun. Silahkan Anda gunakan mana yang sekiranya cocok dengan tempat.

Lampu

Lampu juga merupakan elemen penting dalam kehidupan biota air tawar. Misalnya, tanaman-tanaman aquascape membutuhkan cahaya matahari untuk berfotosintesis. Jika tak ada cahaya matahari, maka lampu lah yang dipergunakan untuk mengganti peran tersebut.

Selain itu, di habitat aslinya ikan-ikan hias juga mendapatkan cahaya dari matahari, baik itu cahaya terang ataupun redup.

Cahaya juga bisa jadi indikator waktu untuk ikan. Seperti ikan nokturnal, saat lampu dimatikan maka ia akan menganggap waktu sudah malam, sehingga ia mulai aktif.

Kalau Anda memelihara ikan air laut dan koralnya, Anda akan menyadari bahwa lampu sangat beeperan penting. Misalnya saat terkena lampu, ada beberapa koral yang akan mekar, sebaliknya saat lampu mati, koral akan menguncup.

Lampu juga berfungsi memberikan keindahan bagi aquarium. Ikan-ikan akan terlihat kecantikannya di bawah cahaya lampu.

Ada bermacam model lampu untuk aquarium, seperti neon, Led, HPL, MH, dan lainnya. Ada yang tidak bisa kena air, ada juga yang bisa ditenggelamkan (submersible).

Semua jenis bisa digunakan asalkan cahaya cukup untuk menembus dasar air.

Untuk model akuarium aquascape, dibutuhkan spesifikasi khusus untuk urusan pencahayaan ini.

Water Heater

Yups, water heater adalah penghangat air, yang fungsinya juga menaikkan suhu air akuarium.

Air yang terlalu dingin diketahui dapat menyebabkan penyakit white spot pada ikan. Selain itu juga membuat ikan merasa tidak nyaman.

Suhu air ideal pemeliharaan ikan air tawar berada pada kisaran 23 sampai 30 derajat Celcius.

Jika suhu berada di bawah itu, maka Anda bisa menggunakan heater.

Namun untuk negara beriklim tropis seperti di Indonesia, water heater tidak terlalu sering digunakan, kecuali pada daerah yang dingin dan untuk tujuan karantina.

Chiller

Kebalikan dari water heater, chiller berfungsi untuk mendinginkan suhu air.

Chiller cukup berguna untuk Anda yang tinggal di wilayah yang panas.

Air yang terlalu panas juga tidak baik untuk ikan maupun tumbuhan. Kalau untuk ikan biasanya tidak terlalu pengaruh, kecuali jenis ikan tertentu.

Buat tanaman air, suhu bisa sangat berpengaruh, bisa dilihat pada kesegaran tanaman.

Peran chiller ini sebenarnya bisa digantikan oleh kipas angin, namun hasilnya tak semaksimal menggunakan chiller. Kipas kemungkinan hanya bisa menurunkan beberapa derajat saja, tetapi penguapan yang dihasilkan cukup signifikan.

Perlu diketahui, chiller maupun water heater, sama-sama mengonsumsi daya besar.

So, bijaksanalah menggunakan kedua perangkat ini!

Termometer

Sama seperti di darat, termometer juga berfungsi untuk mengukur suhu di air. Water Heater maupun Chiller tak akan berguna tanpa adanya termometer ini.

Anda bisa menggunakan termometer raksa, atau bisa menggunakan yang digital.

Harga termometer ini juga tak terlalu mahal, jadi rasanya Anda juga wajib memilikinya, untuk parameter pengukuran.

Penggunaannya cukup mudah, Anda hanya perlu menempelkan termometer di kaca, tunggu beberapa saat dan hasilnya akan mulai terbaca.

Wave Maker

Wave maker adalah alat pembuat arus. Gunanya tentu membuat arus di aquarium Anda.

Beberapa jenis ikan, membutuhkan arus agar menyerupai habitat aslinya. Meskipun sebenarnya Anda tak wajib memiliki alat ini.

Yang paling membutuhkan wave maker sebenarnya adalah akuarium air laut yang dipenuhi terumbu. Di alam aslinya, ombak membuat seisi terumbu ikut bergoyang.

Setelah mengetahui apa saja peralatan aquarium dan fungsinya, semoga bisa menambah wawasan Anda seputar perawatan ikan hias. (Ivan)

Editro : Budi Sarmun