Secret Garden Cafe and Resto Karanganyar : Terapkan Protokol Kesehatan, Tamu Wajib Bermasker dan Cek Suhu Tubuh

secret-garden-karanganyar1
DUNIA USAHA : Pengunjung dan pelayan Secret Garden Cafe and Resto di kawasan Desa Gajahan, Kecamatan Colomadu, wajib menerapkan protokol kesehatan. (suaramerdekasolo.com/Irfan Salafudin)

KARANGANYAR, suaramerdekasolo.com– Penerapan kebijakan new normal di Karanganyar, disambut baik pelaku usaha. Termasuk pelaku usaha kafe dan restoran, yang berharap kondisi pasar kembali membaik pascadihantam pandemi Covid-19.

Seperti disampaikan Yohan Setiawan Haryono, pemilik Secret Garden Cafe and Resto, pandemi Covid-19 sangat berdampak pada pelaku usaha kafe dan restoran.

“Omzet turun drastis. Kami bahkan menutup operasional lebih dari dua bulan, karena kondisi tidak memungkinkan untuk terus beroperasi,” kata pemilik resto yang berlokasi di kawasan Desa Gajahan, Kecamatan Colomadu tersebut.

Karena itu, dia berharap kebijakan new normal yang diterapkan di Kabupaten Karanganyar sejak beberapa waktu lalu, bisa membawa angin segar terhadap dunia usaha.

“Kami menyambutnya dengan optimistis. Tentu, dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, agar pengunjung tidak was-was saat menyambangi kafe dan resto kami,” tuturnya.

Pengecekan suhu tubuh, menjadi syarat wajib yang diterapkan pada semua tamu. Di pintu masuk, karyawan resto akan mengecek suhu tamu yang datang dengan thermo gun.

Setelah dipastikan suhu tubuh masih dalam batas aman, tamu dipersilakan untuk mencuci tangan dengan hand sanitizer. Saat di dalam kafe pun, pengunjung wajib memakai masker. “Kecuali saat sedang bersantap atau minum,” ujarnya.

secret-garden-karanganyar2

Penataan meja dan kursi di area garden pun disesuaikan, agar selaras dengan kebijakan physical distancing.

“Kapasitas tamu juga dibatasi. Jika dalam kondisi normal bisa mencapai 500 orang, sekarang kami batasi maksimal 200 orang. Jam operasional juga dipangkas, menyesuaikan kebijakan yang berlaku,” jelasnya.

Yohan menambahkan, untuk memulihkan kondisi usaha, saat ini dia gencar memasarkan paket wedding. “Karena untuk tamu harian agak menurun, kami gencarkan paket wedding. Sebab kami punya area garden yang luas, yang bisa digunakan untuk akad, maupun resepsi dengan konsep outdoor,” tuturnya. (Irfan Salafudin) 

Editor : Budi Sarmun