Seru, Virtual Tour Taman Kehati Aqua Klaten

virtual-tour-aqua-klaten

KLATEN,suaramerdekasolo.com – PT Tirta Investama-Pabrik Aqua Klaten menggelar virtual tour Jelajah Taman Kehati untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Jumat (5/6).

Peringatan kali ini sangat berbeda karena pandemi covid-19. Kegiatan dilakukan penggiat lingkungan secara terbatas dengan mematuhi protokol kesehatan.

World Environment Day atau Hari Lingkungan Hidup Sedunia tanggal 5 Juni diperingati sejak ditetapkan oleh Majelis Umum PBB tahun 1972. Tahun 2020, tema ”Time For Nature” diangkat untuk mengajak seluruh manusia peduli lingkungan.

”Sebelum pandemi, Taman Kehati sering digunakan studi tour pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum minimal sekali seminggu, tak kurang dari 150 orang sebulan. Kalu ini, kami menggelar virtual tour Jelajah Taman Kehati Aqua Klaten secara Live Streaming melalui Facebook dan Instagram,” kata Rama Zakaria Sustainable Development Manager-Aqua Klaten.

Virtual Tour dengan 215 peserta itu dipandu Nanda Satya Nugraha dari Rimbawan Fahutan-INSTIPER Jogjakarta, Atta Verin dari Ponggok Green Literacy dan Rama Zakaria. Peserta diajak mengunjungi Taman Kehati dari rumah.

virtual-tour-aqua-klaten2

Peserta terdiri dari pelajar, mahasiswa, ASN, masyarakat umum, dunia usaha dan media. Mereka diajak menjelajah taman mulai dari mengenal flora-fauna khas Jawa, koleksi anggrek endemik Merapi, simulasi observasi spesies Aves (burung) dengan binocular dan monocular, pengenalan database pohon dan mengamati biota sungai Pusur.

”Kamera yang digunakan adalah kamera 360° sehingga peserta dapat menggunakan VR google untuk mengamati seluruh landscape yang ada di Taman Kehati,” ujar Rama Zakaria.

Plant Director PT Tirta Investama Klaten, I Ketut Muwaranata mengatakan Aqua menjalankan bisnis berlandaskan komitmen ganda perusahaan yaitu sukses secara bisnis itu harus sejalan dengan inovasi social. ”Melalui virtual tour ini kami ingin tetap mengalirkan kebaikan untuk memperluas penyadartahuan publik terhadap pelestarian biodiversity,” tegas dia.(Merawati Sunantri)

Editor : Budi Sarmun