Siswa Diajari Tak Menyimpan Barang Berlebihan

market-day
JUAL BELI : Para siswa melakukan transaksi jual beli saat mengikuti Market Day di SD Muhammadiyah Program Khusus Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri, Sabtu (29/2). (suaramerdekasolo.com/Khalid Yogi)

WONOGIRI,suaramerdekasolo.com – SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri menggelar Market Day

di halaman sekolah tersebut, Jumat-Sabtu (28-29/2). Dalam kegiatan itu, sekolah juga menyediakan stand bernama Pre-Loved

untuk menjual barang-barang yang tidak digunakan lagi tetapi masih layak pakai. Kepala SD Muhammadiyah PK Pracimantoro Tri Istanto mengatakan, para siswa, guru, atau wali murid disediakan stand Pre-Loved untuk menjual barang-barang yang tidak terpakai. “Hal ini juga untuk mengajak agar tidak menyimpan barang secara berlebihan. Karena dalam Islam, barang-barang yang kita miliki akan dimintai petanggungjawabannya di akhirat nanti,” katanya.

Di sisi lain, kegiatan Market Days tersebut diadakan guna memberi pengalaman kepada siswa secara langsung dalam kegiatan jual beli. Dengan demikian, anak memiliki kemauan dan inovasi dalam bidang wirausaha.

“Kegiatan itu memberi pembelajaran sosial yang dapat membentuk karakter, menumbuhkan bakat dan minat siswa di bidang wirausaha,” terangnya.

Siswa dapat belajar bekerja sama dalam berjualan, jujur dalam pengelolaan, kerja keras dalam menjajakan barang dagangannya, serta belajar menghitung modal dan keuntungan. Selain itu belajar membuat barang dagangan yang kreatif dan inovatif sehingga diminati oleh pembeli.

Pada Market Days hari pertama, yang menjadi penjual adalah kelas 1 Olympiad, 1 Excellent, 1 Smart, 2 Smart, 3 Olympiad, 4 Olympiad, 6 Olympiad, siswa dari kelas lain yang tidak berjualan berpartisipasi sebagai pembeli. Hari kedua yang menjadi penjual adalah kelas 2 Olympiad, 2 Excellent, 3 Excellent, 4 Excellent, 5 Olympiad, 5 Excellent, 6 Excellent dan kelas lain berpartisipasi sebagai pembeli.

Wali siswa turut diundang untuk menjadi partisipan. Mereka diperkenankan menjadi pembeli maupun pengisi acara hiburan. Kegiatan itu juga dimeriahkan dengan penampilan hiburan dari siswa maupun wali yang menampilkan tari nusantara, tari beregu, paduan suara, menyanyi tunggal, dan lain-lain. (Khalid Yogi)

Editor : Budi Sarmun