Heboh, Arak- arakan Jeep di Pesta Pernikahan

komunitas-jeep
BERDERET: Sejumlah mobil jip berderet di Boulevard Sukarno bersiap mengantar mobil pasangan pengantin.(suaramerdekasolo.com/Joko Murdowo)

BOYOLALI,suaramerdekasolo.com – Pernikahan Risa Bahar Eizky dan Indah Yunilasari, Sabtu (1/2) berlangsung unik. Pasangan tersebut diarak dengan konvoi mobil jip Komunitas Jeep di Boyolali.

Ya, pengantin tersebut adalah anggota perkumpulan penggemar mobil jip yang didominasi mobil Jimny dan Katana. Tak heran, anggota komunitas pun sepakat untuk memberikan dukungan agar perhelatan pernikahan berlangsung semarak dan berkesan.

Arak- arakan pasangan pengantin asal Desa Kragilan, Kecamatan Mojosongo diawali dari Boulevard Soekarno, Komplek Kantor Setda Boyolali. Selanjutnya, arak- arakan 30 mobil jip bergerak ke gedung resepsi Sasono Mulyo Wiguno.

Lebih menarik lagi karena mobil Jeep pengiring sebagian besar kotor karena lumpur. Inipun sudah disepakati seluruh anggota komunitas karena sebelumnya Jeep digunakan untuk kegiatan offroad.

Jadilah, arak- arakan langka tersebut menjadi perhatian masyarakat. Arak- arakan tersebut berjalan perlahan sembari memberi kesempatan kepada masyarakat yang menonton di pinggir jalan.

Banyak diantara mereka mengabadikan momen tersebut dengan kamera ponsel miliknya. Ada warga yang melambaikan tangan. Demikian halnya sejumlah pengguna jalan lainnya, sembari mendahului mereka juga mengabadikan arak-arakan itu menggunakan kamera ponselnya.

Sesampai di lokasi, puluhan Jeep pengiring pengantin tidak parkir ditempat yang telah disediakan. Namun, malah diparkir berderet rapi tepat di depan pintu masuk gedung resepsi. Alhasil, para tamu pun berdecak kagum dan menjadikan barisan mobil sebagai area swafoto.

Menurut salah satu peserta, Heri mengatakan, pasangan pengantin itu mengundang semua temannya yang tergabung dalam komunitas jip untuk mengikuti acara arak- arakan pengantin. “Kami sama-sama di komunitas, dan untuk mempererat silaturahmi antar anggota ya seperti ini yang bisa kami lakukan,” ujar Heri.

Anggota komunitas lainnya, Sapta menambahkan, untuk memeriahkan pernikahan ini, sengaja dia dan komunitasnya mengukir mobilnya dengan lumpur. Hal ini sekaligus untuk mengenalkan Komunitas Jeep Boyolali

“Senang juga bisa meramaikan acara pernikahan ini. Sambil mengenalkan kalau di Boyolali ini ada komunitas jip sekaligus ikut mengenalkan pariwisata.” (Joko Murdowo)

Editor : Budi Sarmun