Esport Makin Digemari Anak Milenial

esport-Piala-Mas-Gibran
DI THE PARK ; Pembukaan kompetisi esport Piala Mas Gibran, Sabtu (1/2), di The Park Mall, Solobaru. (suaramerdekasolo.com/Vladimir Langgeng)

SOLO,suaramerdekasolo.com – Masyarakat, selama ini, masih banyak yang percaya bahwa bermain game hanyalah membuang waktu dan tidak mengembangkan diri. Padahal, saat ini, industri game membuka banyak peluang kerja baru yang sebelumnya dipandang sebelah mata atau bahkan tidak ada.

Menurut Donna Karman dari Aerowolf Organizer, industri permainan atau game di komputer maupun hand phone yang disebut esport, kini berkembang sangat pesat. Banyak peluang profesi untuk bisa berprestasi. Pilihannya tidak hanya sebagai pemain seperti Felix “BadBoy” tapi ada juga caster seperti Clara, gaming creator seperti Leokoce.

Esport pertama kali mendapatkan pengakuan internasional dengan dimasukkannya sebagai cabang olahraga yang dipertandingkan di Sea Games 2019 di Filipina. Di event itu kontingen Indonesia sukses menyumbangkan dua medali perak.

“Nah, tujuan diselenggarakannya kompetisi esport di The Park Solobaru ini agar dapat menginspirasi para pencinta esport di Jawa Tengah, khususnya di Solo,” kata Donna Karman selaku penyelenggara.

Hal itu dikatakan di sela pembukaan kompetisi esport Piala Mas Gibran, Sabtu (1/2) di The Park Mall, Solobaru. Event dengan tagline “Bukan mengisolasi tetapi mengimunisasi” itu diikuti peserta sebanyak 576 tim atau 2.880 orang dari berbagai daerah Jawa Tengah. 

Acara tersebut juga mengundang pemain profesional dan bintang esport nasional. Di situ, panitia kepingin menggabungkan talent nasional dan lokal. Sebagai hiburan juga ditampilkan Dory Harsa, Pecas Ndahe, dan Disko Ringroad. Dengan banyaknya peserta memperlihatkan, olahraga esport semakin digemari kalangan milenial.

Sebelumnya kompetisi olahraga otak seperti itu dalam skala nasional di Jakarta dan Solo, tapi kali ini kompetisi dibuat khusus untuk para pecinta esport Jawa Tengah. Tidak hanya memperebutkan Piala Mas Gibran dan hadiah uang tunai, pemenang kompetisi esport ini mendapatkan sesi khusus pelatihan oleh salah satu tim profesional Indonesia, Aerowolf Pro Team, organisasi tempat Kaesang Pangarep bernaung.

“Acara ini sudah rutin kita lakukan. Kita tidak mulai dari Solo tapi kita mulainya dari Jakarta terlebih dahulu dengan nama yang berbeda”, terang Gibran Rakabuming Raka.(Vladimir Langgeng)

Editor : Budi Sarmun