Jadi Destinasi Wisata Kekinian, Bukit Sidoguro Digelontor Rp 2 Miliar Buat Penataan Lanjutan

bukit-sidoguro-klaten
BUKIT BARU: Bukit Sidoguro menjadi destinasi wisata baru bagi warga Klaten dan sekitarnya. (suaramerdekasolo.com/Achmad H

KLATEN,suaramerdekasolo.com – Objek wisata Bukit Sidoguro di Desa Krakitan, Kecamatan Bayat mendapatkan alokasi anggaran dari APBD 2020 sebesar Rp 2 miliar. Anggaran sebesar itu digunakan untuk penataan lanjutan setelah tahun 2019 mendapatkan alokasi dana alokasi khusus (DAK) APBN sebesar Rp 2,8 miliar.

Kepala Bidang Pariwisata Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Pemkab Klaten, Etty Pusparini menjelaskan ke depan ada pengembangan tahap ke II dengan anggaran dari APBD. ” Besarnya anggaran Rp 20.020.000.000 untuk beberapa kegiatan penataan lanjutan,” jelasnya, Senin (13/1).

Etty menjelaskan anggaran sebesar itu akan digunakan untuk melengkapi sarana lainnya yang belum ada di 2019. Antara lain, pembuatan taman lanjutan, panggung, arena kuliner dan mushala. Objek wisata itu nantinya akan dibuat menjadi satu paket dengan objek wisata lain.

Misalnya objek wisata Rawa Jombor, wisata batik di Desa Jarum, Kecamatan Bayat, dan objek lain di sekitarnya. Sejak dibuka akhir bulan Desember, kata dia, jumlah pengunjung sudah mencapai 100.000 orang.

Tidak hanya dari lokal Klaten tetapi dari luar kota juga mulai masuk. Kendala portal saat ini sudah tidak ada yang ke Rawa sebab semua sudah ditarik hanya yang akan ke Bukit Sidoguro.

Pemandangan Bagus

Ana, pengunjung dari Kabupaten Kendal, Jawa Tengah mengatakan dari sisi lokasi bukit Sidoguro sangat bagus untuk wisata alam pemandangan.