Tips Motor Mobil Kerendam Banjir, Jangan Digeber

SOLO,suaramerdekasolo.com – Jakarta sekitarnya barus saja direndam banjir. Tentu saja bukan rumah yang kerendan mobil dan kendaraan roda dua yang turut kerendam.

Salah satu praktisi otomotif memberikan uraian lengkap tips bagaimana menghadapi kendaraan yang terendam banjir. Berikut di bawah ini uraianya.

“Untuk temen-temen yang motornya mogok karena melewati banjir.
Jangan memaksa menghidupkan mesin lalu menggeber2 dengan tujuan mengeluarkan air atau menghilangkan brebet.
Jika setelah melewati air lalu mogok dan dicoba disela motor masih hidup jangan langsung di geber…karena bisa terjadi “water hammer”, yaitu air di sedot masuk keruang bakar lalu di kompresi oleh piston yang menuju TMA.

Bila dalam keadaan normal, saat piston menuju TMA dan terjadi proses kompresi maka uap bensin akan terbakar lalu terbuang, tapi bila air yang dikompresi maka air tak dapat terbakar, dan sesaat sebelum air tersebut terbuang lewat klep out maka terjadilah water hammer…bila motor di geber sampai 7.000 rpm saja selama 1 menit, berarti sudah terjadi 7.000 x water hammer dalam 1 menit itu.
Makin tinggi kompresi motor tersebut..apalagi yg motornya badai maka makin kuatlah water hammernya..dan resiko klep bengkok, stang seher bengkok, kepala piston bolong, pinggiran piston grepes, dan ring patah sudah didepan mata.

banjir-jakarta2

Jadi langkah yang tepat bila selepas melewati banjir motor mogok lalu disela masih bisa hidup..biarkan nyala tanpa di geber2 sambil jaga stasioner mesin supaya gak mati dan brebetnya hilang barulah lanjutkan perjalanan.

Tapi bila disela berkali2 motor gak hidup ya buka busi atau kendorkan, keringkan area kabel busi, kop busi sampai sekitar koil, lalu coba sela berkali2 sampai air di ruang bakar keluar semua, setelah itu baru pasang/kencangkan lg businya dan coba disela.

Bila motor terendam banjir berjam2 diparkiran atau dirumah sebaiknya gak usah mencoba di sela apalagi kontak on, setelah banjir surut langsung saja buang olinya, lepas filter olinya, kendorkan/buka businya…dalam keadaan kontak off…sela terus sampai gak ada air yg keluar dr lubang busi/lubang knalpot.
Sampai benar2 yakin bersih dan tidak ada airnya.

Setelah itu ganti dan pasang filter oli yg baru jangan yg bekas..krn filter oli yg terkena air otomatis sudah mampat..oli malah gak naik nantinya.
Tuang oli baru (oli murah aja dulu), pasang/kencangkan busi.
Jgn lupa karburator dibersihkan, filter udara diganti atau dilepas sekalian aja utk sementara.
Lepas body lalu keringkan semua kabel2, soket, area sikring, koil dll, bisa pakai lap/angin kompresor atau jemur aja motornya panas2an.
Setelah kering baru kontak on dan coba disela/hidupkan.
Jangan pakai elektrik stater karena kl gak hidup2 resiko accu nya bisa drop/habis setrum. (Berlanjut/next page)