Efek Rumah Kaca Sampai Ke Solo

efek-rumah-kaca-the-sunan-hotel-solo
kepsen : 1abaru slo-g8(Langgeng Widodo) Pentas Efek Rumah Kaca, Selasa (31/12), di The Sunan Hotel Solo. (suaramerdekasolo.com/Vladimir Langgeng)

SOLO,suaramerdeksolo.com -Efek Rumah Kaca sampai juga ke kota bengawan, Selasa (31/12). Kehadiran band indie asal ibu kota itu mampu mengobati lebih dari 500 penggemar. Hujan sejak sore tidak menghalangi mereka untuk memenuhi ballroom The Sunan Hotel Solo.

“Ini kali pertama kami manggung di momen pergantian tahun. Di tahun baru, biasanya kami kumpul keluarga, atau justru nonton konser,” kata vocalis, Cholil Mahmud, saat jumpa pers di hotel, sehari sebelumnya.

Di awal pentas, sejumlah lagu dibawakan secara medley. Seperti Jalang, Cinta Dapat Dipasarkan, Melankolia, dan Di Udara. Lagu lainnya yang utuh dibawakan di sesi dua, seperti Jatuh Cinta itu Biasa Saja, Kau dan Aku Menuju Ruang Hampa, Tiba-tiba Batu, dan Di Udara. Tanpa dikomando, mereka kor, nyamyi bersama idola.

Saking ramainya, demi memuaskan penggemar, group band itu memperpanjang durasi pentas. “Saya bersama pacar nonton konser Efek Rumah Kaca ini sekaligus merayakam tahun baru,” kata penonton asal Karanganyar yang datang bersama kolega.

General Manager The Sunan Hotel Solo Retno Wulandari mengatakan, konser Efek Rumah Kaca sengaja dihadirkan pada malam tahun baru untuk menghibur para generasi muda milenial penikmat musik indie. Dan ternyata, kehadiran Efek Rumah Kaca benar-benar menuntaskan kerinduan penggemar fanatik band indie tersebut.

“Konser perdana yang dikemas secara eksklusif ini khusus dihadirkan untuk memuaskan animo kaum milenial indie bergaya lawasan,” kata Retno.