Srikandi Sungai Gelar Kampanye Peduli Sampah Di CFD Katen

pegiat-srikandi-sungai1
PEDULI SAMPAH : Pegiat Srikandi Sungai Indonesia Klaten menggelar kampanye peduli sampah di Car Free Day Jalan Pemuda Klaten Tengah, Minggu (22/12).(suaramerdekasolo.com/Merawati Sunantri)

KLATEN,suaramerdekasolo.com – Dalam memperingati Hari Ibu, sekitar dua ratus aktifis Srikandi Sungai Indonesia (SSI) Klaten menggelar kampanye peduli sampah di arena Car Free Day Jalan Pemuda, Klaten Tengah, Minggu (22/12). Mereka mengajak pedagang menyediakan tempat sampah dan pengunjung CFD untuk membuang sampah pada tempatnya.
Aksi dimulai sekitar pukul 06.00 WIB di depan gerbang komplek RSPD Klaten.

Perwakilan Srikandi dari desa-desa dari berbagai kecamatan di Klaten, hadir untuk ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Teman utama yang diusung adalah mengurangi sampah plastik yang sulit terurai.

“Kami menggelar peringatan Hari Ibu dengan kampanye peduli sampah, sasaran kami para pedagang dan pengunjung CFD. Harapannya, semua pedagang akan menyediakan tempat sampah, dan para pengunjung membuang sampah di tempat yang sudah disediakan,’’ kata Ketua SSI Klaten, Sri Susilowati.

Aksi melibatkan Srikandi dari desa-desa di Kecamatan Kemalang, Jogonalan, Ceper, Klaten Kota, Trucuk, Karangnongko, Cawas, Polanharjo, Ngawen, Gantiwarno, Karanganom, Bayat, Jatinom, Wedi, Karangdowo, Delanggu, Wonosari dan lainnya.

Tampak Srikandi dari Unwidha, Forum Komunikasi Bank Sampah, pelajar SMPN 1 Jogonalan, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) dan beberapa kelompok pengajian. Dengan dress code putih dan kerudung merah, mereka membawa spandul dan poster ajakan peduli sampah.

Usai mendapatkan pengarahan dari Pengurus SSI Klaten, peserta dibagi menjadi beberapa kelompok. Masing-masing kelompok bertugas melakukan aksi pungut sampah, dan mengumpulkan data dari para pedagang CFD.

‘’Srikandi ingin mengajak semua warga masyarakat untuk membudayakan Dasih Puber atau Datang Bersih Pulang Bersih dalam setiap kegiatan. Kami sediakan tempat sampah sehingga begitu acara selesai, tidak ada sampah yang berserakan,’’ kata Tina Farida Mustofa, bidan peduli sampah.

Kepala SMPN 1 Jogonalan, Endah Sulistyowati mengajak sejumlah siswinya untuk bergabung dalam aksi tersebut. ‘’Kami ingin menanamkan budaya peduli sampah kepada siswa, meski sedang liburan, siswa bersemangat ambil bagian dalam kampanye peduli sampah bersama ibu-ibu,’’ ujar dia.

Aksi tersebut mendapat dukungan dari Amigo Grup, PT Tirta Investama dan DPUPR yang menyediakan puluhan karung untuk menampung sampah. Saat ibu-ibu yang sudah sepuh melakukan aksi pungut sampah, ternyata bisa membuat pengunjung CFD yang menyampah sembarangan menjadi malu.

pegiat-srikandi-sungai2

‘’Saat ada pemuda yang membuang puntung rokok di depan tempatnya nongkrong dan kami pungut, dia minta maaf. Semoga ke depan hal seperti itu tidak dilakukan lagi,’’ kata Vinni salah satu aktifis SSI.

Aksi berjalan lancar para pedagang pun sangat kooperatif saat para Srikandi melakukan pengumpulan data. ‘’Setelah aksi ini, kami akan terus melakukan kampanye peduli sampah di daerah masing-masing.

Meski sulit, tapi kami tetap bersemangat karena ini demi kebaikan bersama. Terima kasih untuk pihak-pihak yang telah mendukung kegiatan kami,’’ ujar Sri Susilowati.(Merawati Sunantri)

Editor : Budi Sarmun