Keren, Mahasiswa Belanda Ini Ajari Bikin Ecobrick

ekobrick-mahasiswa-belanda

SOLO,suaramerdekasolo.com— Tiga mahasiswa dari Rotterdam University Applied Science Department Water Management tertarik dengan pengelolaan sampah plastik di Kampung Mojo Kelurahan Semanggi Kecamatan Pasarkliwon, Surakarta.

Ketiganya adalah Mees Sofia Lienders, Linde van Eden dan Mila Diemel.

Mereka mengikuti magang internasional di Program Studi (Prodi) Arsitektur Fakultas Teknik (FT) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta.

Salah seorang mahasiswa Mila Diemel mengemukakan, melihat sampah plastik di Kelurahan Mojo mereka melihat jika hal itu bisa menjadi potensi untuk dikelola lebih lanjut.

Setelah mengadakan Focus Group Discussion dengan pemangku kepentingan tahap pertama, maka di dapat hasil diskusi yang menunjukkan pengelolaan sampah plastik di permukiman belum maksimal tepatnya di RW 1 Kelurahan Mojo, Kecamatan Pasarkliwon.

Berdasarkan pengamatan dan wawancara secara mendalam bersama penduduk Kampung Mojo, ketiganya mendapatkan informasi bahwa penduduk Kampung Mojo sedang menghadapi permasalahan manajemen limbah plastik.

Berdasar dari fenomena di lapangan, maka Verticle Urban Agriculture (VUA) menjadi rekomendasi proyek sosial mereka.

Tiga mahasiswa yang berkolaborasi dengan periset lokal tersebut merekomendasikan pembuatan ecobrick menjadi solusi pengolahan sampah plastik lebih lanjut dari limbah rumah tangga di permukiman kampung kota.

Program Magang Internasional

Ecobrick adalah botol plastik yang diisi dengan limbah padat non-biologis, dipenuhi hingga padat untuk siap menjadi “bata” bangunan pada konstruksi bangunan ringan.

Bersambung….