RSUD Karanganyar Akan Dikembangkan Jadi RS Wisata

rumah-sakit-wisata-karanganyar
LAYANAN MASYARAKAT : Pengunjung RSUD Karanganyar melintas di pintu masuk tempat layanan kesehatan. Rumah sakit tersebut akan dikembangkan menjadi rumah sakit wisata, di mana setiap fasilitas yang ada bisa digunakan pasien dan pembesuk tanpa membedakan kelas. (suaramerdekasolo.com/Irfan Salafudin) 

KARANGANYAR, suaramerdekasolo.com. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karanganyar akan dikembangkan menjadi rumah sakit (RS) wisata kesehatan. Pemkab Karanganyar menargetkan, dalam dua tahun, konsep RS wisata tersebut sudah bisa diselesaikan.

Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan, dengan konsep wisata, semua fasilitas tambahan yang ada di rumah sakit bisa digunakan oleh semua pasien maupun pembesuk, tanpa membedakan kelas.

“Jadi rumah sakit dikonsep dari semula tempat merawat orang sakit, menjadi tempat rekreasi kesehatan.  Fasilitas seperti tempat santai bagi pembesuk, ruang edukatif hingga ruang bermain anak, bisa digunakan tanpa pembedaan kelas,” katanya, kemarin.

E-planning untuk konsep RS wisata, menurut Bupati, sudah disampaikan ke Kementerian Kesehatan. Harapannya, realisasi dari konsep tersebut bisa dibiayai anggaran pemerintah pusat. “Targetnya, dalam dua tahun selesai,” tuturnya. 

Dia memastikan, dalam konsep RS wisata, seluruh fasilitas bisa digunakan pasien dan pembesuk tanpa membedakan kelas I, II, III, VIP maupun VVIP.

“Bahkan, untuk ruang rawat inap kelas III, akan ditata lebih nyaman, melebihi standar pada RS tipe C, ” tuturnya.

Untuk merealisasi konsep tersebut, diperkirakan butuh anggaran sekitar Rp 90 miliar. “Memang cukup b esar. Namun sejak tiga tahun lalu, RSUD Karanganyar sudah mendapat perhatian dari pemerintah pusat melalui bantuan anggaran pembangunan hingga Rp 100 miliar. Saya yakin, itu masih berlanjut,” ujarnya. (Irfan Salafudin) 

Editor : Budi Sarmun