Bangga Solo Miliki Tol

hotel-paragon1
FOTO DIRI : Marketing and Brand Manager Solo Paragon Hotel & Residences, Mayang Kristi. (suaramerdekasolo.com/Budi Santoso)

MARKETING and Brand Manager Solo Paragon Hotel & Residences, Mayang Kristi mengakui pembangunan infrastrukur nasional seperti jalan tol Trans Jawa menguntungkan kota-kota yang dilalui jalut tol. Taruh contoh Kota Solo, yang lokasinya tak jauh dari dengan ruas tol Solo-Ngawi itu. Dari sisi binsis dan perdagangan, kehadiran jalan tol ini tentu saja mendekatkan kota-kota yang jauh dari Solo, seperti Surabaya, Malang dan kota lainnya dii Jawa.

Bagi bisnis perhotelan, operasional jalan tol ini tentu saja keuntungan karena turut mendongkrak okupansi hotel.
Saat ditemui Suara Merdeka di tempat kerjanya, Mayang mengaku pernah mendapatkan pengalaman saat hotel tempatnya bekerja mendapatkan kunjungan dari klien asal kota di Jawa Timur

Baca : Sunset dan Padang Rumput Desa Boto Bikin Syahdu

Dari dialognya dengan pelanggan hotel yang waktu itu ibu-ibu, disebutkan bahwa tamunya itu berasal dari Kota Surabaya. Mereka datang ke Kota Solo untuk menghabiskan akhir pekan.

“Jadi para ibu ini ingin berkunjung ke Solo melewati tol yang baru, menginap di hotel kami dan berwisata dan jalan-jalan di Solo,” terang sosok yang tinggal Perumahan Candi Gebang Permai Sleman Yogyakarta ini.

Baca : Peluncuran Buku Lansia Milenial, Karya dr Handojo Tjandrakusuma

hotel-paragon2

Tentu saja testimoni pelanggan hotel di pusat Kota Solo itu merupakan informasi berharga. Bahwasanya, keberadaan tol ini memang amat memudahkan warga asal Surabaya yang hendak ke Solo atau sebaliknya dipermudah. Sehingga warga kedua kota ini bisa saling berkunjung dan bahkan menginap untuk selanjutnya berwisata.
Menurut perempuan yang juga pernah bekerja di sebuah hotel di Bali ini, peluang semacam ini harus ditangkap dengan baik. Manajemen hotelnya pun menyiapkan fasilitas penginapan dan layanan hotel yang prima hingga pelanggan betah dan kembali ke hotelnya.

“Kami tentu saja menyiapkan layanan yang terbaik, seperti menyajikan kuliner, makanan dan minuman khas Solo. Dengan harapan pelanggan bisa menikmati menu khas Solo dan kelak datang lagi ke Solo,” katanya. Lebih lanjut Mayang sapaanya menyampaikan, bisnis perhotelan di Kota Solo masih sangat prospektif. Apalagi Solo kelak juga mempunyai fasilitas baru yakni KA bandara yang menghubungkan Stasiun Balapan dan stasiun di Bandara Adi Soemarmo Solo. (Budi Santoso)

Baca : Arti Tahi Lalat Di Seputar Wajah

Editor : Sri Hartanto

)