Sobat Ambyar Getarkan Puri Kencono Ballroom Lorin Hotel

didi-kempot-ambyar-lor-in-hotel1
AMBYAR : Penampilan Didi Kempot di Konser Banyu Langit di Puri Kencono Ballroom Lor In Hotel, Colomadu, Karanganyar, Rabu (4/12) malam, memuaskan para Sobat Ambyar yang menonton. (suaramerdekasolo.com/Irfan Salafudin)

*Konser Banyu Langit dalam Rangka HUT Lor In  ke-21

KARANGANYAR, suaramerdekasolo.com – Puri Kencono Ballroom Lor In Hotel diambyarkan oleh koor massal para Sadboys dan Sadgirl dari berbagai kota, Rabu (4/12) malam lalu.

Selama lebih dari satu jam, mereka mendendangkan lagu-lagunya Didi Kempot, yang tampil di Konser Banyu Langit dalam rangka HUT Lor In Hotel yang ke-21.
Tak hanya penonton di kelas festival yang berjoget sembari menyanyikan lirik-lirik lagu nggrantes milik The Godfather of Broken Heart itu. Namun penonton di kelas VIP pun merangsek ke dekat panggung, untuk berjoget dan berdendang.
Kursi VIP yang dibeli dengan harga tiket lumayan, tak dipedulikan lagi. Yang penting bisa nyanyi di dekat Lord Didi, idola mereka.

Baca : Presiden Jokowi Ingin Kembangkan 10 Bali Baru

Sepanjang pertunjukan, penonton menjadi backing vokal saat penyanyi berambut gondrong kriwil itu bernyanyi. Tak jarang, Didi Kempot diajak berselfie dengan penonton di depan panggung, yang terus mengacungkan ponsel untuk merekam dan memfoto pertunjukan.

Naik panggung pukul 20.45 WIB, Didi Kempot langsung menggebrak kuping Sobat Ambyar dengan tembang Sewu Kutho, yang dilanjut dengan hits Banyu Langit.
“Ini kehormatan bagi saya, sebagai seniman tradisional yang berangkat dari jalanan, bisa tampil di sini. Karena Anda semua, saya bisa nyanyi di sini. Bahkan didengar sampai ke Istana. Untuk Lor In Hotel, semoga terus sukses,” kata Didi Kempot, di sela pertunjukan.

Baca : Sunset dan Padang Rumput Desa Boto Bikin Syahdu

didi-kempot-ambyar-lor-in-hotel2

Baca : Kiprah Pemuda Ngemplak Boyolali : Dari Hobi Mengalir Rupiah, Buat Pesawat RC

Setelah itu, berturut-turut dia membawakan Kalung Emas, Kangen Nickerie dan Cidro.

Wisssss, ambyarrrrrr, do kelingan sing mbiyen-mbiyen. Mantan itu, apapun pernah berbagi dengan kita.  Ning sing uwis yo wis,” komentarnya, saat penonton koor massal menyanyikan lagu Cidro yang berkisah tentang  patah hati ditinggal kekasih hati.

Di lagu keenam, dia mengajak pemain kendangnya, Dory, untuk menyanyikan lagu Wis Cukup. Histeria pun terjadi, karena Dory juga memiliki penggemar tersendiri di kalangan Sobat Ambyar.

Konser malam itu dipungkasi lagu Layang Kangen, Pamer Bojo dan Stasiun Balapan. Didi Kempot menyudahi pertunjukannya pukul 22.30 WIB dengan pamit pada penonton di ujung lagu Stasiun Balapan. (Irfan Salafudin) 

Baca : Di Pasar Kalipilang, Pengunjung Dimanjakan Jajanan Tradisional Tempo Dulu

Editor : Budi Sarmun