Berburu Onderdil Sepeda Tua di Pasar Legen Jatinom Klaten, Cari Apa Saja Ada

pasar-legen-klaten
PASAR LEGEN : Pengunjung bisa mencari barang apa saja di Pasar Legen Jatinom, Klaten yang buka tiap hari pasaran Legi pada penanggalan Jawa.(suaramerdekasolo.com/Merawati Sunantri)

SETIAP hari pasaran Legi, suasana Lapangan Bonyokan, Desa Bonyokan, Kecamatan Jatinom, Klaten selalu ramai. Ratusan pedagang dari berbagai daerah menggelar dagangan di sana. Tak hanya di lapangan, ada pula yang menggelar dagangan di tepi jalan Raya Klaten-Boyolali. Akibatnya, arus lalu lintas selalu tersendat.

Diberi nama Pasar Legen karena hanya buka setiap Legi. Hampir semua barang dijual di sana, mulai dari klithikan, sepeda, onderdil sepada motor, handphone bekas, baju bekas impor, baju baru, asesoris, sepatu baru dan bekas, pakaian dalam, klithikan dan masih banyak lagi.

Bagi penggemar sepeda tua dan sepeda onta, Pasar Legen akan menjadi tujuan mencari sepeda tua, asesoris dan spare part. Banyak kelengkapan sepeda onta dijual di sana, mulai dari tas kulit yang ditempatkan di sepeda, aneka bel, lampu dan masih banyak lagi kelengkapan sepeda tua yang sulit dicari di tempat lain.

‘’Saya ke Pasar Legen khusus mencari asesoris sepeda tua yang katanya banyak di sini. Cari di tempat lain susah dan kalau ada mahal. Di sini ternyata cukup banyak, ada tas kulit yang bisa dipasang di sepeda,’’ ujar Muji, warga Klaten Utara yang mengaku penggemar sepeda tua.

Menurut Esti Setyaningsih, warga Bonyokan, Jatinom yang rumahnya di depan pasar, Pasar Legen semacam pasar tiban. Dulu pasar itu hanya pasar sepeda, kambing dan sapi, sekitar tahun 1980-1990an. Lokasi di sebelah barat Lapangan Bonyokan untuk sepeda, dan sebelah timur untuk pasar sapi.