Tawangmangu Dinilai Layak Jadi Destinasi Prioritas Jateng

objek-wisata-karanganyar

KARANGANYAR, suaramerdekasolo.com. Kawasan wisata di Tawangmangu, khususnya Objek Wisata Grojogan Sewu, didorong untuk dijadikan ikon pariwisata Jateng, mendampingi Candi Borobudur sebagai salah satu destinasi super prioritas yang dicanangkan Presiden Joko Widodo.

Sekadar tahu, Presiden telah menetapkan lima destinasi wisata di Indonesia menjadi destinasi super prioritas, yakni Candi Borobudur, Danau Toba, Mandalika, Labuan Bajo dan Likupang.
Ketua Komisi B DPRD Provinsi Jateng Sumanto menilai, Tawangmangu memenuhi syarat untuk menjadi destinasi wisata prioritas di Jateng, yang akan menerima limpahan wisatawan dari Candi Borobudur

“Secara berjenjang, Presiden sudah menetapkan Candi Borobudur, Danau Toba dan tiga objek lainnya menjadi tujuan utama pembangunan pariwisata. Ada anggaran besar di situ. Nah, Candi Borobudur kan di Jateng. Tawangmangu bisa dibangun menjadi destinasi prioritasnya Jateng. Sebab, wisatawan kan tidak hanya ke Borobudur saja,” katanya saat reses di Karanganyar, belum lama ini.

Menurutnya, penetapan Candi Borobudur sebagai destinasi wisata prioritas, menjadi peluang bagi Tawangmangu untuk lebih berkembang

“Selama ini, Tawangmangu masih biasa saja. Padahal, Pemprov Jateng punya banyak aset di situ. Ini kesempatan. Ditata lagi. Kalau bicara Tawangmangu, objek wisata utamanya ya Grojogan Sewu. Fasilitasnya, infrastrukturnya, ditata lebih baik. Diperbaiki,” tuturnya.

Sumanto menilai, jika Tawangmangu bisa menjadi destinasi prioritas di Jateng, akan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakatnya. Juga berdampak pada Karanganyar secara umum.
Sebab, dengan banyaknya wisatawan yang berkunjung, otomatis akan menambah jumlah uang yang dibelanjakan.

“Karanganyar nanti yang akan memetik hasilnya. Tinggal infrastruktur penunjangnya disiapkan, produk unggulannya disiapkan,” ujarnya

objek-wisata-karanganyar

DPRD Provinsi Jateng, lanjut Sumanto, akan memperjuangkan hal itu untuk dianggarkan di APBD 2021.

“Kami akan mendukung. Sebab, Tawangmangu memenuhi syarat untuk menjadi objek wisata andalan Jateng. Bisa menampung limpahan wisatawan dari Candi Borobudur. Sebab, orang berwisata kan tidak cukup hanya satu tujuan saja,” katanya.

Bagaimana dampak pada pendapatan asli daerah (PAD) Karanganyar?

“Ya itu bisa dibicarakan dengan Pemprov, bagi hasilnya seperti apa. Memang, objek wisata di Tawangmangu maupun di Karanganyar, kebanyakan bukan milik Pemkab. Tapi bagaimana pengelolaannya, bisa dibicarakan. Sehingga ada kontribusi yang lebih baik pada PAD Karanganyar,” imbuhnya. (Irfan Salafudin) 

Editor : Budi Sarmun