Ribuan Goweser Menjelajahi Bengawan Solo Purba

jelajah-bengawan-solo-purba
MENJELAJAHI BENGAWAN : Para penggowes menjelajahi Bengawan Solo Purba di Desa Sumberagung, Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri, Minggu (24/11). (suaramerdekasolo.com/Khalid Yogi)

WONOGIRI,suaramerdekasolo.com – Festival Geopark Gunung Sewu 2019 hari terakhir di Kabupaten Wonogiri ditutup dengan acara Gowes Jelajah Bengawan Solo Purba dan Trail Run, Minggu (24/11). Ribuan penggemar olah raga sepeda (penggowes) ikut menjelajahi lembah kering bekas Bengawan Solo di zaman purba tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga (Disparpora) Kabupaten Wonogiri Sentot Sujarwoko didampingi Kasi Olah Raga Sarko mengungkapkan, jumlah penggowes yang ikut serta dalam event itu mencapai 1.500 orang. “Ada yang dari Jawa Timur, Jawa Tengah, dan DIY,” kata Sarko.

Mereka mengambil start dari SMK Giritontro di Kecamatan Giritontro. Selanjutnya, peserta menempuh rute sepanjang perbukitan karst dan pedesaan di Desa Suci, Gambirmanis, Sumberagung hingga Pracimantoro. Setelah itu finish di Museum Karst Indonesia, Desa Gebangharjo, Kecamatan Pracimantoro.

Gowes Jelajah Bengawan Solo Purba menjadi agenda tahunan di Geopark Gunung Sewu, Geoarea Wonogiri. Selain menjadi wahana olah raga, kegiatan itu juga menjadi ajang edukasi untuk memopulerkan Bengawan Solo Purba.

Seperti diberitakan, Festival Geopark Gunung Sewu 2019 akan diadakan selama tiga hari, Jumat-Minggu (22-24/11). Berbagai kegiatan diselenggarakan dalam festival tersebut. Antara lain pentas seni di taman parkir Museum Karst Indonesia, pertunjukan band pelajar, ketoprak, reyog obyogan, senam massal, gowes menyusuri Bengawan Solo Purba, dan trail run di antara perbukitan karst. (Khalid Yogi)

Editor : Budi Sarmun