Cegah Merebaknya Diabetes, RS Kasih Ibu Adakan Gathering

gathering-diabetes-rski

SOLO,suaramerdekasolo.com – Rumah Sakit Kasih Ibu Surakarta mengadakan gathering klub diabetes RS Kasih Ibu (Kasidia) di Widyadharma Klinik Utama Kasih Ibu Sehari di Jalan Slamet Riyadi, Solo, Sabtu (23/11).

Gathering yang menghadirkan 100an anggota Kasidia ini mengambil tema “Peran keluarga Dalam Diabetes”.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat terutama keluarga pasien diabetes terhadap bahayanya diabetes.

Ketua Panitia kegiatan dr Divan Fernandes menyampaikan, kegiatan ini diikuti oleh para pasien diabetes yang selama ini menjalani pengobatan di RS Kasih Ibu.

Untuk kegiatan ini, ada dua nara sumber yang memberikan penjelasan yakni Dokter Spesialis penyakit dalam dr Ndarumurti Pangesti SpPD-KEMD dan dr Nurcahya Ardian Bramantha SpM.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang diadakan oleh RS Kasih Ibu. Sebenarnya kegiatan ini akan diadakan bertepatan dengan Hari Diabetes sedunia yang jatuh pada 14 Nobember, tetapi karena tidak bisa maka baru diadakan hari ini,” urainya, Sabtu (23/11).

Divan menambahkan, kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai diabetes. Termasuk dalam upaya pencegahan dan pengurangan risikan terkena diabetes.

Mengingat, diabetes bisa menyebabkan sejumlah penyakit berbahaya lainnya. Seperti stroke, jantung, kaki, mata dan juga yang lainnya.

“Untuk tema kali ini adalah membahas mengena diabetes retinobatik. Yakni diabetes yang mengenai mata ini sesuai dengan WHO. Dan sebagai upaya untuk pencegahan adalah gaya hidup sehat, diet sehat, rendah gula, rendah garam, rajin olahraga dan tidak banyak beristirahat,” tuturnya.

Divan menambahkan, saat ini penyakit diabetes di Indonesia terus mengalami peningkatan. Bahkan saat ini, Indonesia berada di peringkat keenam penyakit mematikan tersebut. Peringkat pertama adalah Tiongkok, India, Amerika Serikat, Brazil, Meksiko dan Indonesia.

Divan menyampaikan, perkembangan penyakit diabetes di Indonesia salah satunya karena minimnya pemahaman masyarakat terhadap penyakit tersebut.

“Makanya dengan adanya kegiatan ini bisa memberikan kesadaran terhadap masyarakat terhadap penyakit diabetes. Dengan adanya kesadaran diharapkan masyarakat bisa melakukan pencegahan dengan melakukan perilaku hidup sehat,” pungkas pria yang juga menjabat sebagai Asisten Manajer Humas RS Kasih Ibu itu. (Ari Purnomo Apl)

Editor : Sri Hartanto