Indeks Umurnya Lebih Muda Bisa Tertawa

pemeriksaan-kesehatan-klaten
PERIKSA KESEHATAN: Sekretaris BKPPD Pemkab Klaten mengikuti pemeriksaan kesehatan di pendapa, Jumat (22/11). (suaramerdekasolo.com/Achmad H)

*Pejabat Ikuti Cek Indeks Masa Tubuh

SEJUMLAH pejabat eselon II, III dan IV Pemkab Klaten, Jumat (22/11) pagi tampak serius menggunakan beberapa alat pemeriksaan kesehatan yang bentuknya unik di Pendapa Pemkab Klaten. Ada juga yang tertawa dan terkaget-kaget begitu hasil angkanya diumumkan petugas Dinas Kesehatan.

Ada yang tertawa senang meskipun usianya sudah tua. Salah satu yang tersenyum adalah Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Pemkab Klaten, Sunarna. Sunarna tersenyum lega sebab dari hasil uji hitungan mesin, kondisi tubuhnya saat mengikuti pemeriksaan merupakan kondisi tubuh manusia berusia 46. Padahal usianya saat mengikuti pemeriksaan sudah 56 tahun.

” Ya saya dihitung aspek keseimbangan tubuh saya levelnya lebih muda 10 tahun,” katanya sambil tertawa, Jumat (22/11).

Baca : Ibu-ibu Jadi Polisi Jajanan untuk Anaknya

Sunarna mengatakan kondisi tubuhnya saat ini dihitungan mesin pemeriksa adalah lebih pantas di usia 46 tahun. Kondisi tubuhnya yang bagus karena mirip orang muda itu karena sering berolahraga. Sekalipun merokok tetapi karena sering berolahraga menjadikan tubuhnya tidak pada usia sebenarnya.

Hanya saja oleh dokter tetap disarankan untuk mengurangi atau berhenti merokok. Tensi juga sedikit tinggi tetapi tidak masalah. Pemeriksaan itu sangat berguna sebab dirinya bisa mengetahui kondisi tubuhnya saat ini. Dengan begitu bisa mempertahankan atau mengupayakan lebih baik lagi.

Kondisi Tubuh

Berbeda dengan Sunarna, Kabag Pembangunan Pemkab Klaten, Fajar Indriawan terkaget-kaget karena alat yang dipakai menyebutkan jika kondisi tubuhnya saat ini pantasnya dimiliki usia 54. Padahal usianya saat ini baru 49 tahun sehingga lebih tua.

” Harusnya kondisi tubuh ya sesuai umurnya,” ungkapnya.

Menurut Fajar dengan mengetahui kondisi itu dirinya harus memperbaiki kesehatan tubuhnya agar lebih ideal. Sesuai dengan usianya saat ini atau bisa lebih muda lagi.

Baca : Peduli Kesehatan Gigi Usia Senja RSGM Soelastri Adakan Penyuluhan

Sekretaris Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD), Slamet dan Kepala Dinas Kominfo, Amin Mustofa juga tersenyum lega sebab kondisi tubuhnya digambarkan lebih pantas pada usia lebih muda delapan tahun.

Kepala Seksi Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Tidak Menular Dinas Kesehatan, Inayati Hasanah mengatakan kegiatan pos pembinaan penyakit terpadu bagi OPD itu baru kali pertama dilakukan di Pemkab. Sebelumnya hanya di Dinas Kesehatan saja.

” Jadi bukan umur hidup seseorang tetapi umur organ tubuh,” terangnya.

Yang diperiksa sebelum menentukan umur tubuh itu antara lain lemak tubuh, kadar air, lingkar perut, berat badan dan lainnya. Idealnya seseorang sesuai dengan umur riilnya atau lebih muda. Biasanya jika umur tubuhnya lebih tua maka berat badan juga tidak ideal atau lebih dari normal. (Achmad H)

Baca : Waspadai Hipertensi dan Diabetes Melitus

Editor : Budi Sarmun