Target 54.000 Pengunjung Disarpus Kota Surakarta Segera Tercapai

disarpus-solo
KOLEKSI DISARPUS : Kepala Disarpus Kota Surakarta Sis Ismiyati menunjukkan suasana ruang baca perpustakaan dan koleksi buku yang dimiliki. suaramerdekasolo.com/Budi Santoso)

-Kunjungan Terbanyak September, Capai 4.942

SOLO,suaramerdekasolo.com -Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kota Surakarta optimistis jumlah pengunjung (pemustaka) pada 2019 sebanyak 54.000 bakal terpenuhi. Rasa percaya memenuhi target kunjungan itu mengacu pada data statistik jumlah kunjungan terakhir yang mencapai 52.395 orang.

Kepala Disarpus Kota Surakarta Sis Ismiyati kepada Suara Merdeka mengatakan, ada beberapa kegiatan besar yang bakal melibatkan warga Solo sekitarnya di disarpus. Kegiatan tersebut adalah sarasehan perpustakaan yang melibatkan 200-an orang. Bimbingan teknis pengelolaan perpusatakaan dan penobatan duta baca.

Baca : Ruang Baca Disetting Senyaman Mungkin, Kiprah Perpusda Karanganyar

“Tiga kegiatan tersebut akan menyumbang jumlah kunjungan masyarakat ke disarpus, sehingga bila ditotal akan menggenapi target kunjungan tahun ini,” ujar Ismiyati, Kamis (21/11).

Adapun berdasarkan jumlah pemustaka 2019 yang dikeluarkan Disarpus Kota Surakarta 2019. Dari empat triwulan data pemustaka, triwulan ke III menunjukkan jumlah kunjungan yang cukup besar, terbesar pada September 4.942 orang. Dari data tersebut dituliskan, pada September jumlah kunjungan mencapai 14.220 tertinggi pada 2019.

Masih menurut data tersebut menunjukkan jumlah kunjungan terendah ke disarpus terjadi triwulan keempat baru menyentuh 11.679 dan itu masih tersisa bulan November dan Desember yang belum masuk.

Baca : Inilah Yang Akan Anda Dapatkan Jika Rutin Update Artikel

“Dari data yang ada menunjukkan jumlah kunjungan perpustakaan dan arsip daerah Kota Solo tetap tinggi,” katanya.

Ismiyati menambahkan, lembaganya terus mendongkrak jumlah kunjungan masyarakat Solo sekitarnya ke disarpus, sekaligus meningkatkan minat baca.
Selain membuka pelayanan perpusakaan sampai malam, hari. Layanan perpustakaan keliling ke sekolah dan fasilitas umum terus diintensifkan. (Budi Santoso)

Baca : Pendidikan di Vietnam Peringkat Tiga Dunia, Indonesia Posisi Berapa ?

Eiditor : Nindya Achmadi