Inilah Urutan Acara Festival Geopark Gunung Sewu di Wonogiri

festival-Geopark-Gunung-Sewu
GOWES JELAJAH : Para pesepeda menjelajahi Bengawan Solo Purba di Desa Gabirmanis, Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri, beberapa waktu lalu. (suaramerdekasolo.com/Khalid Yogi)

WONOGIRI,suaramerdekasolo.com – Festival Geopark Gunung Sewu 2019 akan diadakan selama tiga hari, Jumat-Minggu (22-24/11). Berbagai kegiatan diselenggarakan dalam festival tersebut. Antara lain pentas seni di taman parkir Museum Karst Indonesia, pertunjukan band pelajar, ketoprak, reyog obyogan, senam massal, gowes menyusuri Bengawan Solo Purba, dan trail run di antara perbukitan karst.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga (Disparpora) Kabupaten Wonogiri Sentot Sujarwoko mengatakan, berbagai bentuk pertunjukan seni budaya akan memeriahkan festival tersebut. “Dalam Festival ke-4 Geopark Gunung Sewu ini, kami mengusung tema “Wewayangane Buana”, yang mengandung makna peran bumi dalam kehidupan,” katanya, Kamis (21/11).

Baca : Di Pasar Kalipilang, Pengunjung Dimanjakan Jajanan Tradisional Tempo Dulu

Hari pertama diisi dengan pertunjukan band pelajar dan gelar seni budaya ketoprak dari sanggar seni budaya Tontro Sumunar Kecamatan Giritontro. “Sanggar seni ketoprak dari Kecamatan Giritontro ingin ikut memeriahkan Festival Geopark,” terangnya.

Hari ke dua diisi dengan senam massal, dan reyog obyogan dari Kecamatan Pracimantoro dan Eromoko. Pada Sabtu malam diadakan gelar seni budaya di halaman Museum Karst Indonesia dari SMK Pariwisata Pracimantoro dan beberapa sekolah lain di wilayah Kecamatan Pracimantoro.

Adapun hari ke tiga diisi dengan kegiatan Gowes Jelajah Bengawan Solo Purba dan Trail Run. Gowes Jelajah Bengawan Solo Purba mengambil start dari Kecamatan Giritontro. Selanjutnya, peserta bersepeda menyusuri sepanjang Bengawan Solo Purba. “Pesertanya diperkirakan sampai 1.500 orang,” imbuhnya.

Baca : Angkat Kuliner Lokal, The Sunan Hotel Gelar Festival Makanan Tradisional

Sejumlah pertunjukan akan diadakan di beberapa tempat sepanjang jalur gowes. Antara lain kesenian reyog, jathilan, dan pertunjukan musik.

Sementara itu, Trail Run dalam kesempatan itu berupa olah raga lari melintasi perbukitan karst di wilayah Kecamatan Pracimantoro. “Trail Run mengambil start di Azana Green Hotel Resort kemudian berlari mengelilingi perbukitan karst dan finish di halaman Museum Karst Indonesia,” ujarnya. (Khalid Yogi)

Baca : Pendidikan di Vietnam Peringkat Tiga Dunia, Indonesia Posisi Berapa ?

URUTAN ACARA FETIVAL GEOPARK GUNUNG SEWU DI WONOGIRI 2019
SUMBER : DISPARPORA KABUPATEN WONOGIRI

JUMAT (22/11)
jam 12.30-13.00 persiapan.
jam 13.00-17.00 band pelajar.
jam 17.00-19.00 break.
jam 19.30-24.00 pertunjukan ketoprak Tontro Sumunar di taman parkir Museum Karst Indonesia.

SABTU (23/11)
jam 06.00-09.00 senam massal.
jam 15.30-17.00 reyog obyogan.
jam 17.00-19.00 break.
jam 19.30-24.00 gelar seni budaya di taman parkir Museum Karst Indonesia.

MINGGU (24/11)
jam 05.30       pemberangkatan Trail Run dari Azana Green Hotel Resort.

jam 06.00       pemberangkatan Gowes Jelajah Bengawan Solo Purba dari SMK Giritontro.

jam 08.00-09.00 finish Trail Run di Museum Karst Indonesia.

jam 09.00-13.00 finish Gowes Jelajah Bengawan Solo Purba di Museum Karst Indonesia.

jam 13.00       selesai.

Baca : Perkumpulan Dog Meat Free Indonesia Desak Ruang Gerak Pedagang Daging Anjing Dipersempit

Editor : Budi Sarmun