Ruang Baca Disetting Senyaman Mungkin, Kiprah Perpusda Karanganyar

perpusda-karanganyar1
NYAMAN : Pengunjung Perpustakaan Daerah Karanganyar dimanjakan dengan fasilitas yang nyaman di ruang baca, agar mereka betah dalam membaca buku atau sekadar berdiskusi dan belajar kelompok. (suaramerdekasolo.com/Irfan Salafudin)

KARANGANYAR, suaramerdekasolo.com – Pengunjung Perpustakaan Daerah (Perpusda) Karanganyar, kini dimanjakan dengan beragam fasilitas yang membuat betah untuk berlama-lama di ruang baca.

Mulai dari fasilitas internet gratis, hingga ruang baca yang nyaman disiapkan dan sudah bisa dinikmati sejak sebulan terakhir.

Fasilitas itu diberikan, agar pengunjung nyaman untuk melakukan beragam aktivitas, baik sekadar membaca buku, maupun belajar kelompok dan berdiskusi di tempat tersebut.

Baca : Wifi Entertainment di Pesawat, Layanan Teranyar Batik Air

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) Karanganyar Bambang Harsono mengatakan, sejak pertengahan tahun hingga Oktober lalu, ruang baca Perpusda dibenahi.

“Selain menata rak buku, ruang baca juga diberi fasilitas sofa, karpet dan bantal-bantal besar, sebagai tempat alternatif bagi pengunjung untuk membaca buku. Jadi saat membaca, tidak melulu di meja baca. Tapi bisa sambil lesehan atau santai di bantal besar,” katanya.

Balkon di lantai dua, juga disulap sebagai ruang baca terbuka. Meja dan kursi ditata sedemikian rupa di balkon, sehingga pengunjung bisa membaca buku di balkon.

Baca : Siswa SMK 1 Wonogiri Bikin Sabun Cuci Piring, Setahun Laku 20.000 Botol

“Tak hanya baca buku. Pengunjung juga bisa memanfaatkan ruang itu untuk belajar kelompok, ataupun diskusi. Ada hotspot gratis, yang bisa digunakan jika pengunjung butuh mencari referensi tambahan dari internet,” ujarnya.

Dinas Arpusda juga menyiapkan beberapa  komputer, yang bisa digunakan jika pengunjung tak membawa komputer jinjing atau gawai untuk berselancar di internet.
“Kami setting ruangan sedemikian rupa, agar pengunjung benar-benar merasa nyaman di sini,” lanjutnya.

Menurut Bambang, hal itu dilakukan sebagai salah satu upaya untuk mendongkrak minat baca masyarakat, dengan berkunjung ke perpustakaan. Ruang baca yang nyaman, diyakini akan membuat pengunjung betah untuk berlama-lama membaca buku di tempat tersebut.  

Baca : Pendidikan di Vietnam Peringkat Tiga Dunia, Indonesia Posisi Berapa ?


“Era digital memang mengubah kebiasaan masyarakat dalam membaca. Tapi bagi sebagian orang, masih lebih asyik membaca buku secara fisik, daripada membaca di gawai. Makanya, kami siapkan tempat yang nyaman, agar pengunjung betah,” tuturnya.

Lebih dari 73 ribu judul buku, bisa dipilih pengunjung untuk memenuhi kebutuhan berliterasi di Perpusda Karanganyar. “Ke depan, koleksi buku akan terus kami tambah. Sehingga pilihannya semakin beragam,” imbuhnya. (Irfan Salafudin) 

Baca : Jebol ATM Pakai Linggis dan Batako, Maling Pemula Cuma Dapat Rp 100 Ribu

Editor : Budi Sarmun