BPBD Klaten Gelar Pertemukan 550 Relawan, Ini Hasil Pertemuannya

temu-relawan-klaten1
TEMU RELAWAN : Ratusan relawan menghadiri temu relawan di Shelter Menden, Kebonarum, Klaten, Selasa (19/11).(suaramerdekasolo.com/Merawati Sunantri)

KLATEN,suaramerdekasolo.com – Sekitar 550 relawan menghadiri temu relawan penanggulangan bencana yang diselenggarakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten menggelar di Selter Desa Menden, Kecamatan Kebonarum, Selasa (19/11).

Tampak komunitas Semut Geni Klaten, Taruna Siaga Bencana Indonesia, Tagana Kementerian Sosial, Tim Komunikasi Cepat RAPI, Orari, Gaden Reaksi Cepat dan lainnya. Acara dihadiri Bupati Sri Mulyani, Asisten I Sekda Klaten Ronny Roekmito, dan Kepala Pelaksana BPBD Sip Anwar.

Pada kegiatan yang dihadiri relawan tingkat kecamatan se-Klaten itu, para relawan mendapatkan materi kebencanaan dari dosen manejemen kebencanaan UPN Yogyakarta Eko Teguh Paripurno.

Baca : Kodim 0735/Surakarta Gelar Acara Penerimaan Anggota Baru, Ini Maksudnya

‘’Temu relawan penanggulangan bencana digelar untuk melakukan koordinasi persiapan menghadapi ancaman bencana, karena Klaten termasuk kawasan rawan bencana erupsi Merapi,  angin puting beliung, tanah longsor, banjir, hingga kekeringan,’’ kata Kalak BPBD Klaten Sip Anwar.

Menurutnya, musim kemarau akan berakhir dan masuk musim penghujan, sehingga kewaspadaan harus ditingkatkan. Untuk persiapan, BPBD Klaten melakukan pengadaan alat penanggulangan bencana bagi relawan terdiri atas 55 gergaji mesin, jas hujan, sepatu boot,  dan senter.



Baca : Kasus Perceraian di Sragen Tertinggi di Solo Raya, Masalah Ekonomi Faktor Terbesar

‘’Bencana harus dihadapi bersama antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat termasuk relawan. Untuk itu semua relawan agar bahu membahu dalam rangka mewujudkan Klaten yang tangguh dalam menghadapi bencana,’’ ujar Sip Anwar.



temu-relawan-klaten2

Dalam acara bertema ‘’Peningkatan Kapasitas Relawan untuk Mengembangkan Forum Pengembangan Risiko Bencana di Kabupaten Klaten’’ itu, Bupati Sri Mulyani mengapresiasi peran relawan dalam setiap terjadinya bencana di Klaten. Mereka selalu siaga dalam penanganan bencana dan bekerja tanpa pamrih.

Baca : Naik Sepeda, Edi Onthel Kampanyekan Tertib Berlalu Lintas

‘’Gubernur Jateng dan BNPB mengapresiasi kinerja relawan setia terjadi bencana. Namun dalam bertugas, harus dijaga kesehatan agar selama musim hujan tetap fit dan siaga menghadapi berbagai kemungkinan yang akan terjadi,’’ tegas Bupati.

Dia mengabarkan bahwa tahun 2020, gedung BPBD akan dibangun dan dilengkapi aula agar bisa digunakan untuk temu relawan. Dia sempat bertanya apa saja yang dibutuhkan relawan saat bertugas. Ada sinyal relawan akan dibuatkan seragam dan sepatu.(Merawati Sunantri)

Baca : Pendidikan di Vietnam Peringkat Tiga Dunia, Indonesia Posisi Berapa ?

Editor : Budi Sarmun