Beri Ruang Kreasi pada Kaum Muda, Dalam Rangka Hari Jadi ke-102 Karanganyar

hari-jadi-karanganyar1
HARI JADI : Sebanyak 1.500 penari mementaskan drama tari kolosal Derkuku Karang Mukti Siji Mukti Kabeh usai seremoni Upacara Hari Jadi ke-102 Karanganyar di Alun-Alun Karanganyar, Senin (18/11). (suaramerdekasolo.com/Irfan Salafudin)

KARANGANYAR, suaramerdekasolo.com – Generasi millenial perlu diberi kesempatan dan ruang untuk berkreasi dan berinovasi dalam membangun impian mereka. Sebab, masa depan Bumi Intanpari ada di pundak mereka.

Hal itu disampaikan Bupati Karanganyat Juliyatmono, disinggung terkait harapannya pada kabupaten yang dipimpinnya, usai upacara Hari Jadi ke-102 Karanganyar di Alun-Alun Karanganyar, Senin (18/11).

“Masih banyak PR yang belum tergarap. Menurunkan angka kemiskinan, melahirkan sumber daya manusia yang unggul, kesejahteraan yang merata. Setiap tantangan selalu menyesuaikan dengan perkembangan keadaan,” katanya.

Baca : Kodim 0735/Surakarta Gelar Acara Penerimaan Anggota Baru, Ini Maksudnya

Yang jelas, masyarakat harus disiapkan menjadi sumber daya manusia yang tangguh, dengan memiliki ketrampilan di berbagai bidang yang bisa menjadi sarana untuk kesejahteraan mereka.
“Dan anak-anak muda millenial, sebagai generasi masa depan, harus diberi ruang. Diberi kesempatan untuk terus berinovasi, berkreasi, membangun impian mereka. Sarana prasarana yang mereka butuhkan untuk berkembang, harus difasilitasi,” tuturnya.

Layanan internet gratis hingga ke desa, lanjut Juliyatmono, menjadi salah satu modal yang bisa digunakan kaum muda untuk mengembangkan potensinya. Sehingga jika mereka memiliki produk unggulan, bisa dipasarkan secara online melalui internet.
Bupati juga berharap, di usianya yang 102 tahun, Karanganyar semakin menarik bagi investor. Iklim investasi yang kondusif, menurutnya, akan semakin meningkatkan angka pertumbuhan ekonomi.

Baca : Gamal Albinsaid Dan Ikhlas Thamrin Pembicara Seminar IBMF 3.0

“Saat ini, Karanganyar sudah ada di tiga besar pertumbuhan ekonomi tertinggi di Jateng. Tahun 2018, angkanya 5,98 persen. Melampuai pertumbuhan ekonomi nasional dan provinsi. Kami akan menjaga itu, sesuai instruksi Bapak Presiden. Kami akan genjot, dengan mempermudah kehadiran investor di Karanganyar,” tandasnya.

Ketua DPRD Karanganyar Bagus Selo mengatakan, perlu sinergi dan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menuntaskan persoalan kemiskinan, peningkatan kesejahteraan, pendidikan dan pelayanan kesehatan di Karanganyar.
“Kami melihat, masih banyak kemiskinan di Karanganyar. Harus ada formula yang tepat dalam penanganannya. Termasuk untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya, ditemui usai upacara di Alun-Alun Karanganyar.

hari-jadi-karanganyar2

Baca : Prosesi “Pancing Pora” Pada Pernikahan Pemancing Mania

Sementara itu, Upacara Hari Jadi ke-102 Karanganyar, digelar secara khidmat di Karanganyar. Seluruh peserta upacara, termasuk jajaran Forkopimda Karanganyar dan tamu undangan, mengenakan busana adat Jawa.

Setelah seremoni upacara usai, digelar drama tari kolosal Derkuku Karang Mukti Siji Mukti Kabeh yang dimainkan oleh 1.500 siswa dari berbagai sekolah. Tari tersebut menggambarkan perjuangan RM Said dalam melawan penjajah dan pertemuannya dengan Nyi Ageng Karang yang membantu perjuangannya.

Setelah itu, ada pertunjukan dari grup Marching Band (MB) Universitas Gajah Mada (UGM) dan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), serta atraksi aeromodelling dari FASI Lanud Adisoemarmo. (Irfan Salafudin) 

Baca : Di Pasar Kalipilang, Pengunjung Dimanjakan Jajanan Tradisional Tempo Dulu

Editor : Budi Sarmun