Kolam Baru di Bawah Pesawat, Wahana Baru Edupark

wahana-baru-edupark-karanganyar
WAHANA BARU : Seorang anak menikmati kolam renang baru di bawah bodi pesawat Boeing yang ada di kawasan Objek Wisata Edupark. (suaramerdekasolo.com/Irfan Salafudin)

KARANGANYAR,suaramerdekasolo.com – Kawasan Objek Wisata Edupark punya wahana baru, yakni kolam renang anak-anak yang didesain melingkar mengelilingi bekas pesawat Boeing. Sejak beberapa waktu terakhir, wahana baru tersebut sudah bisa dinikmati pengunjung.

Kolam renang anak selebar 1,5 meter itu, menjadi pelengkap wahana yang sebelumnya sudah ada di objek wisata yang berlokasi di area Kolam Renang Intanpari.

Selain kolam renang dewasa dan anak-anak yang sudah ada sejak lama, di objek wisata yang dikelola Perusahaan Umum Daerah (Perusda) Aneka Usaha itu juga terdapat bodi pesawat Boeing, mesin pesawat dan bodi helikopter yang dipajang.

Baca : Ganjar Tertarik dengan Wisata Bangunan Kuno The Heritage Palace

Baca : Rutan Wonogiri Libatkan 17 Napi, Sulap Lahan Tidur Jadi Agriwisata,

Plt Direktur Utama Perusda Aneka Usaha Titis Sri Jawoto mengatakan, kolam renang baru memanfaatkanm lahan di bawah pesawat Boeing. “Kolamnya didesain mengitari pesawat dan di tepinya ditambahkan taman, kursi taman dan sarana lainnya,” katanya, Selasa (5/11).

Menurutnya, penambahan wahana kolam anak-anak itu tak lepas dari ramainya kolam renang lama, terutama saat akhir pekan.

“Sering kali, kolam anak-anak yang lama tak mampu menampung pengunjung. Solusinya, kami buatkan kolam lagi. Sengaja memanfaatkan lahan di bawah pesawat, karena bisa sekaligus menjadi tempat berselfie. Renang di bawah pesawat,” tuturnya.

Untuk kenyamanan pengunjung, di tempat itu disediakan loker dan ban pelampung, yang bisa disewa dengan hanya membayar Rp 2 ribu. Untuk membayarnya, Perusda Aneka Usaha menerapkan konsep seperti kantin kejujuran.

Baca : Waterpark Pluneng Ditarget Selesai Desember, Objek Wisata Baru Klaten

Baca : Potensi Ternak Melimpah : Mulai Digagas, Wisata Ternak di Desa Sukorejo Musuk

“Kami sediakan kotak untuk memasukkan uang dari pengunjung. Jadi bayarnya tinggal dimasukkan ke situ. Tidak ada yang menjaga. Ya ini sekaligus untuk mengedukasi soal kejujuran. Namanya saja Edupark, harus ada nilai edukasi,” lanjutnya.

Sedangkan untuk tiket masuk ke kawasan Edupark, menurut Titis, tidak ada perubahan. Pengunjung cukup membayar tiket Rp 7 ribu di hari Senin hingga Jumat, Rp 8 ribu di hari Sabtu-MInggu, serta Rp 10 ribu di hari libur nasional. (Irfan Salafudin)

Baca : Ribuan Masyarakat Ikuti Makan Tahu Massal, Festival Kampung Tahu Ngabeyan

Editor : Budi Sarmun