Jebol ATM Pakai Linggis dan Batako, Maling Pemula Cuma Dapat Rp 100 Ribu

pembobolan-atm-pontianak
FOTO ILUSTRASI

PONTIANAK,suaramerdekasolo.com – Pembobolan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang terjadi di Jalan Tanjung Raya II, Kelurahan Parit Mayor, Pontianak Timur kembali menjadi viral. Peristiwa ini memang sudah lama terjadi. Tetapi, akhir-akhir ini, berita itu muncul kembali dan menjadi bahan tertawaan netizen. 

Kronologinya seperti yang dikutip kumparan.com menyebutkan, pada Selasa (26/3) dini hari, aparat kepolisan mendapatkan informasi ATM bank BUMN itu dibobol malang. Lalu petugas mengamankan, barang bukti di tempat kejadian perkara. 

Nah, berdasarkan, keterangan polisi berdasarkan pantauan CCTV, hampir seluruh bagian ATM tampak hancur, dari bagian atas hingga pintu brankas.

Menurut Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Muhammad Anwar Nasir, pelaku mencoba membobol brankas mesin ATM, dengan mencungkil menggunakan linggis, dan menghancurkan pintu brankas menggunakan batu batako.

Baca : Pendidikan di Vietnam Peringkat Tiga Dunia, Indonesia Posisi Berapa ?

Baca : Manfaat Saling Tolong Menolong Dalam Kesusahan Dan Penderitaan

“Dimana hasil pengembangan kita untuk buka CCTV, yang bersangkutan menggunakan pakaian, pakai jaket, menggunakan helm hitam, kemudian celana hitam, menggunakan sepeda motor, juga sudah teridentifikasi. Tapi masih kami dalami untuk identifikasi wajah yang bersangkutan,” jelasnya.

Pelaku yang diperkirakan satu orang, belum sempat membobol brankas ATM, karena linggis yang digunakan oleh pelaku patah. Namun kerugian materil masih terus diselidiki, dengan melakukan olah TKP, untuk mencari bukti-bukti yang ada dengan berbekal rekaman kamera CCTV di sekitar lokasi ATM.

Selain ATM BRI, pelaku juga sempat merusak instalasi CCTV ATM Mandiri, yang berada di samping ATM BRI.

Dilihat dari cara kerjanya, polisi menduga pelaku bukan merupakan profesional pembobol mesin ATM.

“Kalau melihat, sepertinya masih pemula. Tetapi karena dari cara kerjanya, kita bandingkan dengan pelaku-pelaku sebelumnya,” imbuhnya.

Untuk itu, polisi terus memburu pelaku, berbekal hasil identifikasi di lapangan, termasuk mengidentifikasi seluruh rekaman CCTV di sekitar lokasi.

Baca : Margono, Tulis 13 Buku Berkisah Perjalannya Sejak Muda

Baca : Kurang Hati-hati Xenia Nyungsep Saluran Irigasi Klodran

“Sementara wajah belum bisa kita identifikasi. Kita masih mencari CCTV yang lain, karena ini baru ada CCTV dari BRI. Kita masih upayakan untuk CCTV dari (Bank) BTN, dari Bank Mandiri,” tambahnya lagi.

Dikatakan, pihak vendor pengelola mesin ATM BRI menyampaikan, bahwa mesin ATM hanya berisi uang sebanyak dua lembar pecahan lima puluh ribu rupiah, dikarenakan satu hari sebelumnya saat akan dilakukan pengisian, mesin dalam keadaan gangguan.

“Mau diisi rencananya. Cuma ada musibah kayak gini, jadi kita bongkar lagi,” ucap Tim Monitoring PT Avantage, Faisal Huda seperti dikutip dari kumparan.

Pihak vendor menuturkan, bahwa mesin mengalami kerusakan cukup parah dan memerlukan penggantian suku cadang agar dapat digunakan kembali. (*)

Baca : Aksi Heroik PMK Solo Selamatkan Kucing Bunting Masuk Sumur, YF Sukasno : Peralatan PMK Wajib Diperlengkap

Editor : Budi Sarmun