342 Atlet X-Sports Ikuti IOXC 2019 di Karanganyar

ioxc-karanganyar1
X-SPORTS : Sejumlah atlet melakukan atraksi di atas panggung, dalam pembukaan Indonesia Open X-Sports Championship (IOXC) 2019 di Alun-Alun Karanganyar, Jumat (25/10) malam. (suaramerdekasolo.com/Irfan Salafudin)

KARANGANYAR, suaramerdekasolo.com Ajang Indonesia Open X-Sports Championship (IOXC) 2019 digelar di Karanganyar, 25-27 Oktober.
Sebanyak 342 atlet dari 12 negara yakni Indonesia, Prancis, Singapura, Jepang, Kanada, Malaysia, Brunei Darussalam, Australia, Thailand, Filipina, China dan Amerika Serikat bersaing menjadi yang terbaik, dalam event tahunan yang dihelat Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Seremoni pembukaan, digelar Jumat (25/10) malam di Alun-Alun Karanganyar yang telah disulap menjadi skatepark besar untuk bertanding para atlet.
Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora Raden Isnanta bersama Wakil Bupati Karanganyar Rober Christanto memimpin hitung maju, sebagai tanda pembukaan event yang tahun ini merupakan gelaran ke-11.

Ada enam cabang yang dipertandingkan di IOXC 2019 yakni Aggresive Inline, Skateboard, BMX, BBoy, Freestyle Basketball dan Freestyle Soccer. Selain itu, ada satu cabang eksibisi  yang digelar yakni Fun Climbing (Spider Kids) bagi anak usia di bawah 8 tahun.

Baca : Malimpa UMS Bersih-bersih Sungai Premulung Solo, Antisipasi Musim Penghujan

Ditemui di sela acara, Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora Raden Isnanta mengatakan, Indonesia memiliki banyak talenta potensial di bidang olahraga ekstrim.

“Atlet Indonesia sering bermain di tingkat internasional dan tampil sebagai pemenang. Meskipun tidak semuanya di kelas pro, ada juga yang di kelas amatir. Namun itu membuat orang Amerika dan Eropa kaget, karena ada atlet dari negara di Asia Tengara yang bermain skateboard atau BMX dengan bagus,” katanya.

Karena itu, pemerintah akan menyiapkan sarana prasarana untuk mendukung pengembangan olahraga tersebut, sehingga diharapkan lahir bibit-bibit baru di olahraga pemacu adrenalin tersebut.

“Diharapkan, nanti kompetisi semakin marak. Dari lokal, berjenjang hingga kompetisi nasional maupun internasional,” tuturnya .

Baca : Aksi Heroik PMK Solo Selamatkan Kucing Bunting Masuk Sumur, YF Sukasno : Peralatan PMK Wajib Diperlengkap

Harapan besarnya, semakin banyak anak muda yang tertarik dengan olahraga ekstrim, maka mereka bisa membentengi dirinya sendiri dari pergaulan negatif yang menyeret ke jurang narkoba ataupun hal-hal yang tidak bermanfaat.
Wakil Bupati Karanganyar Rober Christanto menambahkan, gelaran IOXC 2019 di Karanganyar memberi dampak positif dari berbagai sisi.

“Dengan event ini, akan banyak anak muda yang tertarik untuk ikut menggeluti olahraga ekstrim ini. Dari sisi pariwisata, kehadiran atlet dari mancanegara akan semakin mengenalkan potensi yang dimiliki Bumi Intanpari,” katanya.

Dia menambahkan, setelah event IOXC 2019, Pemkab Karanganyar akan menyiapkan skatepark yang layak untuk tempat berlatih. “Kami optimistis, nanti akan lahir bibit-bibit atlet potensial dari Karanganyar,” imbuhnya. (Irfan Salafudin) 

Baca : Kurang Hati-hati Xenia Nyungsep Saluran Irigasi Klodran

Editor : Budi Sarmun