Malimpa UMS Bersih-bersih Sungai Premulung Solo, Antisipasi Musim Penghujan

malimpa-ums
FOTO ILUSTRASI/IG malimpa ums

SOLO,suaramerdekasolo.com – Puluhan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang tergabung dalam Mahasiswa Muslim Pencinta Alam (Malimpa) mengadakan kegiatan bersih sungai Premulung, Laweyan, Solo, Kamis (24/10).

Kegiatan ini dalam rangka menyambut hari jadi atau Milad UMS ke 61 dan juga persiapan dalam menghadapi musim penghujan. Koordinator kegiatan Frendy Widjaya menjelaskan, kegiatan yang bertajuk “Aku Melu Resik-resik Kali” merupakan inisiatif dari Malimpa sebagai bentuk kecintaan lingkungan. Mengingat, selama ini banyak masyarakat yang masih membuang sampah di sungai dan bukan di tempat sampah yang sudah disediakan.

 “Kegiatan ini dalam rangka menyambut musim penghujan. Karena di sungai tersebut rawan terjadi banjir. Dan kegiatan ini bertujuan untuk membersihkan material dan sampah yang ada di sungai tersebut,” terang Frendy di sela kegiatan. 

Baca : Kurang Hati-hati Xenia Nyungsep Saluran Irigasi Klodran

Frendy menambahkan, dalam kegiatan ini sedikitnya menerjunkan 23 personel yang semuanya merupakan anggota dari Malimpa. Sampah yang dibersihkan seperti sampah rumah tangga, sampah enceng gondok dan juga material lainnya.

 “Kami yang terlibat dalam kegiatan semuanya adalah anggota Malimpa, belum melibatkan pihak lain. Kami mencoba membersihkan sampah-sampah yang ada di sungai, termasuk tanaman enceng gondok yang menutupi saluran air,” katanya.

 Dalam kegiatan ini, pihaknya juga menyayangkan masih minimnya kesadaran masyarakat dalam hal menjaga kebersihan sungai. Hal ini terlihat dari banyaknya sampah rumah tangga yang dibuang ke sungai dan bukan di tempat sampah yang ada. Dan salah satu sampah yang banyak di buang di sungai adalah popok bayi.

Baca : Aksi Heroik PMK Solo Selamatkan Kucing Bunting Masuk Sumur, YF Sukasno : Peralatan PMK Wajib Diperlengkap

 “Entah karena mitos atau karena apa, tapi sampah popok paling mendominasi saat kami melakukan pembersihan sungai. Kami menemukan banyak sampah popok di sungai. Kami harapkan masyarakat bisa tergugah kesadarannya agar tidak lagi membuang sampah di sungai,” ucapnya. 

Frendy juga berharap, kegiatan ini bisa menjadi pendorong pencinta alam lainnya untuk melakukan kegiatan serupa. Sehingga, sungai bisa semakin bersih sekaligus untuk mengantisipasi terjadinya banjir. (Ari Purnomo Apl)

Baca : Fatkhul Laelah Hadirkan Aplikasi Pro Coming untuk Angkat Produk Unggulan Kebumen

Editor : Budi Sarmun