5 Hal Yang Perlu Diperhatikan Jika Ingin Memelihara Ikan Hias Air Laut

akuarium ikan hias air laut
FOTO ILUSTRASI

Menghadirkan pesona bawah laut ke dalam rumah Anda adalah sesuatu yang menakjubkan, bisa menjadi pemanis dan pemandangan yang luar biasa. Karena memang jarang sekali orang yang memelihara ikan hias air laut ini di rumah. Bayangkan, ikan warna-warni yang jarang Anda lihat hadir dalam ruangan Anda, sungguh pemandangan yang indah bukan?

Namun, memelihara ikan air laut ini tidak semudah memelihara ikan air tawar, bisa dibilang perawatannya jauh lebih rumit dan membutuhkan budget ekstra. Oleh sebab itu, sebaiknya Anda perlu mengetahui dulu beberapa hal di bawah ini sebelum Anda mulai memelihara ikan hias air laut di rumah Anda.

Dalam bahasan kali ini, kami akan berbagi pengetahuan mengenai hal apa yang perlu Anda tahu sebelum mulai merawat biota laut yang cantik ini. Berikut penjelasannya!

Hal yang Perlu Diketahui dalam Merawat Ikan Hias Air Laut

Jika memang Anda sudah bertekad kuat ingin memelihara ikan laut di rumah Anda, berikut ini adalah beberapa hal yang perlu Anda perhatikan dan ketahui seputar ikan cantik ini, agar nantinya hewan kesayangan Anda berumur panjang dan tak mudah stres.

  1. Penghuni Akuarium

Pertama-tama, Anda perlu merencanakan apa saja biota yang mengisi akuarium laut Anda. Dengan begitu, Anda bisa menyesuaikan kondisi akuarium, system pencahayaan, serta komposisi ikan dalam akuarium.

Anda tidak bisa asal-asalan dalam memasukkan ikan, karena antara jenis ikan satu dan lainnya terkadang bisa saling menyerang. Selain itu, ikan-ikan herbivora umumnya tidak cocok disandingkan dengan koral, karena ikan tersebut bisa merusak koral.

Di samping itu, Anda juga perlu memperhatikan kebutuhan ruang ikan. Misalnya, ikan-ikan yang berukuran agak besar tidak bisa Anda tempatkan di akuarium yang kecil, karena bisa membuatnya stress.

2. Akuarium

Akuarium adalah salah satu media pemeliharaan ikah hias air laut yang perlu Anda perhatikan, dengan kata lain akuarium adalah rumah bagi biota laut tersebut.

Untuk pemilihan akuarium yang baik, sebaiknya Anda menggunakan yang ukurannya cukup besar, karena di alam liar, ikan itu berenang dengan leluasa tanpa berbatas. Oleh karena itu, sebenarnya perlu juga untuk membuat mereka nyaman dengan membuat akuarium yang cukup luas, tetapi perlu diperhatikan juga faktor pendukung lain dalam akuarium, seperti sistem filtrasi, ombak buatan, pasir dan sebagainya.

Kesimpulannya, semakin besar ukuran akuarium air laut, semakin baik untuk ikan. Tetapi, biaya pemeliharaannya juga semakin besar

3. Lampu

Peran lampu disini adalah sebagai pengganti cahaya matahari. Pada kehidupan aslinya, biota laut ini menerima sinar matahari yang cukup dari terbit hingga terbenam matahari. Oleh karena itu, Anda juga harus memikirkan sistem pencahayaan yang cukup mumpuni.

Sistem pencahayaan yang cukup memadai itu butuh dana yang ekstra, bayangkan lampu harus hidup dari pagi sampai sore dengan watt yang cukup besar, kurang lebih 1 watt per liter air.

Beruntungnya, pada saat ini sudah ada teknologi lampu LED yang digadang-gadang lebih hemat listrik namun kekuatan pencahayaannya lebih baik ketimbang lampu akuarium pada umumnya.

4.Kualitas Air

Kualitas air disini meliputi, suhu air, kadar garam serta kandungan kimia lain yang terdapat pada air laut. Intinya, kita harus menyesuaikan dengan kondisi air laut semirip mungkin, seperti suhu yang sejuk (antara 24 – 28 derajat), kandungan garam yang cukup dan sebagainya, sudah banyak yang membahas tentang kandungan air laut yang ideal.

Khusus untuk pengaturan suhu, di Indonesia sendiri suhu ruangannya cukup hangat, bisa di atas 30 derajat Celcius, kecuali di dataran tinggi. Untuk itu Anda membutuhkan chiller atau pendingin suhu air. Harga Chiller ini lumayan mahal dan memakan watt yang cukup besar. Jika Anda merasa berat untuk membeli chiller, sebenarnya bisa diakali dengan menaruh AC di dekat akuarium untuk menjaga suhu ruangan tetap sejuk.

Untuk mendapatkan kualitas air yang baik, perlu didukung juga dengan sistem filtrasi yang mumpuni, di mana hal ini tidak bisa disepelekan. Makanya banyak para pakar yang menyarankan agar membuat sump sendiri sebagai sistem filtrasi. Dalam sump tersebut biasanya diisi dengan kapas, bio ball atau secara alami dengan batu karang.

Anda juga membutuhkan alat-alat tes air untuk mengetahui komposisi kimia air laut. Sehingga, jika ada satu komponen yang kurang, Anda bisa menambahkan dengan suplemen tertentu. Hal ini pun perlu Anda lakukan secara rutin.

5. Kualitas Pakan

Pada saat ikan baru ditangkap dari laut, biasanya dalam beberapa hari mereka melewati proses karantina dan tidak mau makan. Untuk membiasakan ikan makan dengan pellet itu membutuhkan waktu yang cukup lama, tapi jika sudah dibiasakan, ikan akan lahap memakan pellet tersebut.

Selain pellet, ikan hias air laut ini bisa diberikan makanan lain seperti udang rebon beku, dan pada jenis tertentu bisa diberi selada air. Sebaiknya untuk lebih jelas, Anda perlu menanyakan terlebih dahulu kepada penjual ikan tentang makanan apa yang bagus untuk ikan yang Anda rawat.

Mungkin itu saja yang bisa kami bagikan pada artikel ini. Ingat, memelihara biota laut dalam rumah itu bukanlah perkara mudah, dibutuhkan waktu, kesabaran serta dana ekstra. Tetapi jika Anda berhasil menghidupkan ikan hias air laut ini di rumah, maka Anda tidak akan kecewa dengan hasilnya. (ivan)

Editor : Budi Sarmun