Warga Manjung Wonogiri Swadaya Menormalisasi Dam Kendil

dam-kendil-manjung-wonogiri
DAM KENDIL : Warga mengerahkan alat berat untuk menormalisasi Dam Kendil di Dusun Dungrejo, Desa Manjung, Kecamatan/Kabupaten Wonogiri, baru-baru ini. (suaramerdekasolo.com/Dok)

WONOGIRI,suaramerdekasolo.com – Warga Desa Manjung, Kecamatan/Kabupaten Wonogiri kini berupaya secara swadaya untuk menormalisasi Dam Kendil di Dusun Dungrejo, desa tersebut. Pasalnya, dam itu sekarang dipenuhi sedimentasi sehingga sudah sepuluh tahun tidak bisa berfungsi dengan baik.

Kepala Desa Manjung, Hartono mengungkapkan, normalisasi Dam Kendil merupakan swadaya warga dengan dukungan sejumlah tokoh masyarakat. “Murni swadaya. Belum ada intervensi dari dana mana pun, termasuk dana desa,” ujarnya.

Mereka mengerahkan alat berat bantuan dari Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan & Pangan) untuk mengeruk sedimentasi. Pasalnya, upaya pengerukan secara manual melalui kerja bakti yang telah dilakukan beberapa kali tidak bisa membuahkan hasil maksimal.

Baca : Margono, Tulis 13 Buku Berkisah Perjalannya Sejak Muda

Dia menuturkan, Dam Kendil dalam kondisi normal sebenarnya mampu menyuplai irigasi untuk 100 hektare lahan pertanian. Namun, dam tersebut sudah sepuluh tahun tidak bisa berfungsi maksimal.

Gunakan Dana Desa

Dam yang seharusnya mampu menampung air ratusan meter kubik dari Sungai Kendil, kini dipenuhi sedimentasi atau endapan tanah. Selain itu, pintu airnya rusak karena ada beberapa komponen yang hilang dicuri.

Normalisasi rencananya tidak hanya dilakukan di area dam. Namun juga dilaksanakan pada saluran-saluran irigasi yang juga dipenuhi sedimentasi. “Mungkin ke depan, kami akan mencoba menggunakan dana desa untuk membangun talut. Itu pun kalau bisa,” terangnya.

Baca : Pelayanan Berbasis HAM, Rutan Wonogiri Dilengkapi Kamar Lansia dan Tempat Bermain Anak

Pihaknya menargetkan normalisasi Dam Kendil selesai ketika musim hujan tiba, sehingga mampu menampung air hujan untuk disalurkan ke lahan pertanian. “Selain sebagai fungsi irigasi, diharapkan bisa jadi sarana rekreasi. Nanti ditaburi benih ikan, setelah besar masyarakat bisa memancing di sini,” katanya. (Khalid Yogi)

Editor : Budi Sarmun

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini