Pesan Ganjar dan Gus Miftah Soal Ajakan Bermain Medsos, Sampaikan Soal Kebaikan dan Kebenaran

gubernur-ganjar-iain-surakarta
BERI SAMBUTAN : Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo saat memberikan keynote speaker pada pada Sarasehan dan Dialog Kebangsaan Milenial di Kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. (Ariwelianto/suaraerdekasolo.com

SUKOHARJO,suaramerdekasolo.comGubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mengajak generasi milenial untuk berperan aktif dalam menyebarkan semangat merawat dan menjaga NKRI. Caranya bisa memakai media sosial (medsos), karena itu cara yang sangat efektif mengingat setiap orang pasti punya medsos.

“Generasi milenial harus aktif, harus mau menyampaikan kepada public soal kebaikan dan kebenaran,” ujar dia saat memberikan keynote speaker pada Sarasehan dan Dialog Kebangsaan Milenial di Kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta, kemarin.

Menurutnya, generasi milenial yang bergerak di dunia digital bisa memberikan manfaat narasi positif. Kalau yang banyak dan mengerti jangan diam tapi bisa menyampaikan informasi yang benar tidak menyebarkan hoax. Karena banyak juga masyarakat yang terpengaruh atau menjadi korban dengan informasi hoax, tapi bagaimana konfirmasi dulu apakah berita itu benar atau salah.

Baca : Margono, Tulis 13 Buku Berkisah Perjalannya Sejak Muda

“Harus hati-hati tidak menyebarkan informasi hoax, apalagi soal agama karena itu bisa memunculkan perpecahan. Dulu mulutmu harimau mu, sekarang jempolmu harimau mu, begitu pencet langsung tersebar kemana-mana,” ungkap dia.

Karena di Indonesia itu Bhineka Tunggal Ika, berbeda-beda tapi tetap satu jua. Orang yang hidup di Indonesia itu berketuhanan yang maha esa, jadi orang Indonesia itu boleh beragama Islam, Kristen, Budha, atau Hindu.

Medsos Sehat

Dia, saat ini sedang mencoba internet sehat, medsos sehat. Ayo pakai akun yang sebenernya jangan anonim, tapi sekarang banyak yang memakai akun anonim dan biasanya itu mengambil gambar orang lain.

“Saya sedang membuat internet sehat, medsos sehat. Belum lama ini membuat Saka Milenial, itu wadah untuk pramuka-pramuka. Diharapkan mereka memberikan narasi positif kepada masyarakat,” sambungnya.

Baca : Jaga Kondisi Badan Lewat Gowes Bhayangkara Boyolali

Pada kesempatan tersebut salah satu pembicara Gus Miftah mengatakan jika kemajemukan bangsa Indonesia itu akan baik-baik saja ketika paham dengan Pancasila. Kalau semua cinta dengan Indonesia, ayo pahami Pancasila. Apalagi sekarang untuk mengakses itu cukup memakai teknologi HP.

“Maka jadikan HP ini sebagai wasilah untuk mendapatkan ridho Tuhan. Jangan menjadikan HP sebagai wasilah buat mendapatkan murka Tuhan,” terang dia.

Sekarang banyak orang itu yang berbuat maksiat dengan tangan, mencela atau membully memakai jari lewat HP. Coba tampilkan wajah Indonesia dengan menyenangkan melalui medsos. Karena sekarang eranya itu medsod, harus dimanfaatkan dengan baik dan bijak. (Ari Welianto)

Baca : Gaya Nagih Utang Sambil Nyanyi Ini Viral, Lihat Videonya

Editor : Budi Sarmun

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini