Ganjar Tertarik dengan Wisata Bangunan Kuno The Heritage Palace

the-heritage-palace
BERKUNJUNG :Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo saat berkunjung ke The Heritagae Palace. (suaramerdekasolo.com/Ari Welianto)

SUKOHARJO,suaramerdekasolo.com – Gubernur Jateng Ganjar Pranowo sangat tertarik saat melihat objek wisata bangunan kuno di The Heritage Palace Kartasura, Sukoharjo, Rabu (9/6). Menurutnya, ini merupakan proses kreatif yang dilihat dengan jeli oleh para pengusaha.

“Kita kan punya heritage itu banyak sekali. Ternyata ketika heritagenya itu dibiarkan tapi didalamnya dibuat atraksi-atraksi bisa sangat menarik, visual-visual yang indah bisa menjadi tempat wisata. Ini seperti di The Heritage Palace ini,” terang dia, Rabu (9/10).

Di The Heritage Palace sangat bagus dan menarik sekali. Karena bangunan heritage disandingkan dengan bangunan-bangunan baru yang suport. Sehingga masyarakat kesini itu datang kesini tidak hanya melihat heritagenya saja tapi bisa menikmati pendampingannya.

“Itu sangat menjual. Ini membuat masyarakat jadi tertarik untuk datang bersama keluarga,” imbuhnya.

Baca : Student Food Creativity Memantik Ekonomi Kreatif di Kalangan Pelajar

Dengan ini maka bisa mendorong pariwisata, mungkin sesekali dibuat konser mini, seperti musik klasik. Mobil klasik yang dipajang itu harus diganti-ganti, itu biar masyarakat yang datang tidak bosan. “Harus lebih kreatif lagi agar bisa menarik pengunjung. Saya datang kesini untuk melihat-lihat dan ternyata bagus,” ungkapnya.

Animo Bagus

Sementara itu Pengelola The Heritage Palace, Franky Hardy Soejipto mengatakan sejak dibuka animo masyarakat cukup bagus dan tertarik. Satu hari itu rata-rata bisa mencapai 300-400 pengunjung, kalau weekend bisa mencapai 1.000 orang dan sekitar 80 persen itu dari luar kota.

“Respon masyarakat memang cukup bagus. Ini belum lama dibuka dan sebagai destinasi wisata baru di Sukoharjo,” imbuhnya.

Dia, sengaja dari awal telah mengkonsep seperti ini saat ditawari dan melihat langsung bangunan ini. Tidak butuh waktu lama untuk membuat konsep perpaduan bangunan kuno dengan wisata kekinian.

Baca : Aksi Heroik PMK Solo Selamatkan Kucing Bunting Masuk Sumur, YF Sukasno : Peralatan PMK Wajib Diperlengkap

“Ini memang sengaja dibuat konsep seperti ini. Jadi perpaduan dengan wisata kekinian dan menarik, seperti museum mobil kuno atau antik, museum 3D dan omah walik,” ujar dia.

Jadi pengunjung tidak hanya menikmati bangunan cagar budaya tapi juga bisa melihat mobil-mobil kuno dan berselfi sepuasnya dengan spot gambar 3D dan kualik.

“Sekarang ini kan jamannya instagramable atau media sosial (medso). Untuk promosi kami lewat medsos dan itu menjadi daya tarik masyarakat,” pungkas dia. (Ari Welianto)

Baca : Kaesang Resmi Bergelar Sarjana, Putra Sulung Presiden Joko Widodo Diwisuda Hari Ini Di Singapura

Editor : Budi Sarmun

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini