Persebi Terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan, Antisipasi Risiko

persebi-ikut-bpjs
TIM PERSEBI: Tim Persatuan Sepakbola Boyolali (PERSEBI) berfoto bersama jajaran BPJS Ketenagakerjaan Cabang Klaten. (suaramerdekasolo.com/Achmad H)

KLATEN,suaramerdekasolo.com – Atlet Persatuan Sepakbola Boyolali (PERSEBI) yang menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Boyolali bisa berlega hati sebab sudah terdaftar menjadi peserta di BPJS Ketenagakerjaan. Otomatis semua tim terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan.

Boby Foriawan, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Klaten mengatakan pada bulan September menejemen Persebi mendaftarkan seluruh official tim, managemen dan para pemain ke program BPJS Ketenagakerjaan.

” Hal itu dilakukan pihak Persebi Boyolali untuk memberikan kenyamanan dan keamanan seluruh anggota tim pada saat bertanding, ” jelasnya, Selasa (8/10).

Menurut Boby dengan langkah itu, kini para pemain bisa bermain dengan tenang dan nyaman. Kerjasama itu bisa terwujud berkat dukungan Bupati Boyolali, Koni Boyolali dan ketua tim Persebi. Anggota tim Persebi khususnya para pemain tentu tidak luput dengan resiko kecelakaan karena hubungan kerja seperti cedera saat bertanding.

Dengan menjadi peserta, maka jika ada kecelakaan yang terjadi saat bermain akan bisa mendapatkan klaim santunan. Langkah mendaftarkan pemain menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan membuktikan adanya kepedulian Pemkab Boyolali dan BPJS Ketenagakerjaan pada dunia olah raga.

Masuknya para atlet dan menejemen tim diharapkan akan menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya jaminan sosial. Baik di lingkup Kabupaten Boyolali dan sekitarnya atau sampai ke skala nasional.

Desa Sadar

BPJS Ketenagakerjaan Cabang Klaten, tambah Boby, beberapa waktu lalu juga memperluas pencanangan Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di wilayah Kabupaten Boyolali. Desa Banyuanyar, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali diresmikan sebagai desa ke tujuh di kantor cabang Klaten.

BPJS Ketenagakerjaan memiliki agenda tahunan yaitu mencanangkan Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Desa yang dicanangkan adalah desa yang memiliki kepedulian tinggi terhadap perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Salah satu syarat dinobatkannya sebuah desa sebagai desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan adalah dengan terdaftarnya para aparatur desa pada program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan yang diselenggarakan oleh BPJS Ketenagakerjaan.

Desa itu dipilih sebab selain seluruh aparatur desanya sudah terdaftar ke dalam empat program BPJS Ketenagakerjaan yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Pensiun (JP). Dadar Hawantoro selaku sekretaris dari Persebi Boyolali mengatakan mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan berbagai pihak yang peduli dengan Persebi dan dunia olahraga pada umumnya. (Achmad H)

Editor : Budi Sarmun

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini