Layani Kebutuhan Informasi, PN Karanganyar Luncurkan Asminah

aplikasi-asminah
APLIKASI : Wakil Ketua PN Karanganyar Ni Wayan Wirawati menunjukkan aplikasi Asminah usai diluncurkan, Jumat (4/10). (suaramerdekasolo.com/Irfan Salafudin)

KARANGANYAR,suaramerdekasolo.com – Nama almarhumah Asminah, Ketua Pengadilan Negeri (PN) Karanganyar yang meninggal pada 20 Agustus 2019 lalu, diabadikan menjadi nama aplikasi layanan publik untuk mencari informasi perkara di PN Karanganyar.

Layanan dengan nama panjang Aplikasi Mencari Informasi dengan Mudah, disingkat Asminah, diluncurkan Jumat (4/10) bertepatan dengan hari kelahiran wanita yang meninggal di usia 55 tahun tersebut.
Wakil Ketua PN Karanganyar Ni Wayan

Wirawati mengungkapkan, saat masih hidup, Asminah sudah menggagas aplikasi yang keberadaannya bisa memudahkan masyarakat dalam mencari informasi terkait perkara yang ditangani PN Karanganyar.

“Bu Asminah menggagas perlunya aplikasi, yang memudahkan masyarakat untuk mencari informasi terkait perkara di PN Karanganyar, tanpa perlu datang ke gedung pengadilan. Jadi bisa memantau dari rumah,” katanya, ditemui usai seremoni peluncuran.

Peluncuran Asminah

Selain itu, adanya layanan e-court atau peradilan secara online juga membutuhkan aplikasi yang berguna untuk menyosialisasikannya ke masyarakat secara mudah.

“Dengan adanya aplikasi ini, masyarakat tidak perlu wira wiri datang ke pengadilan, sekadar untuk bertanya atau mencari info. Cukup memantau dari rumah, sejauh mana penanganan perkara, sampai taraf apa, dan sebagainya,” jelasnya.

Masyarakat cukup menghubungi nomor 08112956778 lewat layanan percakapan Whatsapp, yang akan tersambung ke admin Asminah. Nantinya, admin akan menjawab pertanyaan dari masyarakat, terkait layanan yang dibutuhkan.

“Misal mau tanya perkara, izin besuk, pengaduan hukum, syarat-syarat yang dibutuhkan untuk gugatan atau yang lain, cukup lewat aplikasi Asminah,” imbuhnya.

Bupati Karanganyar Juliyatmono, yang hadir dalam seremoni peluncuran Asminah, menyambut baik adanya layanan informasi berbasis teknologi informasi tersebut.

“Semoga ini menjawab tuntutan masyarakat, karena mempermudah akses bagi siapapun yang membutuhkan informasi. Ini akan membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi pengadilan,” ujarnya. (Irfan Salafudin) 

Editor : Budi Sarmun

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini