Serunya Temu Bikers Kommpol Klaten

IMG-20190925-WA0057-komunitas-motor-klaten
Lomba Modifikasi Motor. (dok)

*Dari Lomba Modif, Freestyle hingga Peduli Anak Yatim

BILA mendengar kata geng motor, orang akan teringat akan kejahatan orang bersepeda motor yang membuat miris. Itu karena maraknya pemberitaan kejahatan genk motor beberapa waktu lalu.

Namun masih banyak komunitas pecinta motor yang baik-baik, berkendara sesuai aturan dan jauh dari kesan pembuat kerusuhan.
Hal itu lah yang ingin ditunjukkan Komunitas Motor Mitra Polisi (Kommpol) Klaten.

Ada 6 paguyuban menurut brand merek motor dan 83 klub all varian yang tergabung di Kommpol Klaten. Jumlah anggotanya sekitar 800 biker. Mereka sering berkumpul dan menggelar acara bareng yang jauh dari kesan negatif.

Ajang Silaturahmi

Belum lama ini, sekitar 1.500 bikers dari Klaten dan luar Klaten menghadiri acara ‘’Sewindu Anniversary Kommpol’’ di pendapa Monumen Juang 45, Jonggrangan, Klaten Utara. Agus Heryanto yang akrab disapa Hery Pekings menjadi Ketua Panitianya.

Tema acara ‘’Bedo Gendero tetep Konco’’ (meski beda bendera tetan teman) dalam satu wadah Kommpol. Acara dihadiri Kanit Dikyasa Polres Klaten Ipda Subadi dan sejumlah tamu undangan, serta mengenang rekan yang sudah meninggal dengan menghadirkan keluarganya.

Acara juga dimeriahkan kesenian Gandamana Gedrug dari Tlogowatu, musik, freestyle dari Klaten Stand Rider, dancer, hingga dangdut dari Saxena. Namun adapula penggalangan dana   peduli anak yatim, menyerahkan peralatan sekolah dan uang saku untuk anak yatim.

‘’Ada kontes modifikasi motor dengan juri dari 3 media otomotif. Para juara, motornya dipajang di depan pendapa. Pemenang 21 kategori kontes mendapatkan uang pembinaan dan piagam penghargaan.

Ada teori dan competisi safety riding dari tim Astra. Juga pawai keselamatan berlalulintas dikawal aparat Polres Klaten keliling kota Klaten,’’ ujar Hery.(Merawati Sunantri)

Editor : Budi Sarmun

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini