Lama Vakum, Pengurus Kagama Klaten Terbentuk Lagi

IMG-20190925-WA0004-keluarga-alumni-kagama-klaten
FOTO BERSAMA : Pengurus Kagama Klaten berfoto bersama. (suaramerdekasolo.com/Merawati Sunantri

KLATEN,suaramerdekasolo.com – Akhirnya, kepengurusan Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada Yogyakarta (Kagama) Klaten yang lama vakum, berhasil terbentuk lagi.

Susunan pengurus baru disusun lengkap dengan koordinator untuk 5 wilayah di eks kawedanan yang ada di Klaten. Mantan Bupati Klaten 2005-2015 Sunarna selaku inisiator duduk sebagai Ketua.

”Alhamdulillah, pengurus Kagama Klaten sudah disusun, dalam waktu dekat akan dikirimkan ke Kagama pusat agar pengurus bisa segera dilantik,” kata Sunanrna usai rapat pembentukan pengurus Kagama Klaten di joglo rumah dinas bupati Klaten, Selasa (24/9) malam.

Dia berharap Kagama biaa menjadi ajang silaturahim lulusan Kampus Biru yang berdomisili di Klaten atau berasal dari Klaten. Dan nantinya bisa berperan bagi masyarakat Klaten sesuai kapasitas masing-masing.

Sejumlah tokoh seperti Prof Suratman, Prof Supanto dan lainnya duduk sebgai dewan penasehat, sejumlah pejabat dan mantam pejabat Klaten duduk dalam kepengurusan. Kagama mewadahi semua yang pernah menempuh pendidikan di UGM, baik program diploma, S1, S2 dan lainnya.

”Awalnya, beberapa orang berkumpul dan ingin menghidupkan Kagama Klaten lagi. Terus dibentuk grup WA sebagai ajang komunikasi sampai akhirnya terbentuk kepengurusan ini,” kata Wakil Ketua I Kagama Klaten, Ronny Roekmito.

Peran Pembangunan

Dia menambahkan, ada beberapa bidang dalam kepengurusan, mulai dari pendidikan, litbang, pengabdian masyarakat, wawasan kebangsaan, hingga bidang  hubungan masyarakat.

”Harapannya setelah dilantik nanti, Kagama Klaten segera bisa mengambil peran dalam pembangunan di Klaten. Selain itu, kami juga akan mendata alumni yang ada di Klaten, saya yakin masih banyak yang belum terdata. Dalam waktu dekat juga ada Munas Kagama,” ujar Ronny.

Rapat Selama malam, dihadiri Ketua Kagama sebelumnya, Indarwanto, para pejabat, tokoh masyarakat sampai alumni yang masih relatif baru.(Merawati Sunantri)

Editor : Budi Samun

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini