Pelayanan Paru-paru Nyaris Tak Dibiayai BPJS Di RSUD SMS Wonogiri

bpjs-kesehatan
FOTO ILUSTRASI

WONOGIRI,suaramerdekasolo.com – Pelayanan penyakit paru-paru di RSUD Soediran Mangun Sumarso (SMS) Kabupaten Wonogiri nyaris tidak bisa dibiayai oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Pasalnya, dokter spesialis penyakit paru-paru di rumah sakit tersebut tidak bisa memenuhi target minimal Program Rujuk Balik (PRB), sehingga tidak bisa masuk dalam aplikasi Health Facilities Information System (HFIS) milik BPJS.

Direktur RSUD SMS Wonogiri Setyarini didampingi Kabid Pelayanan Medis Gatot Tri Wibowo menerangkan, dalam peraturan, seorang dokter  memang harus melayani pasien rawat jalan dari PRB minimal sebanyak 61 orang per minggu. “Tetapi, kami (RSUD SMS Wonogiri) kan rumah sakit tipe B, dan banyak pasien menderita komplikasi, sehingga tidak banyak pasien yang dirujuk balik ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) untuk menjalani rawat jalan,” terangnya.

Alhasil, banyak dokter spesialis di rumah sakit tersebut yang kesulitan memenuhi target PRB. Salah satu yang tidak bisa memenuhi target adalah, dokter spesialis paru Eni Sudaryati. Akibatnya, BPJS Kesehatan menghentikan sementara kerja sama pada poliklinik paru di
RSUD SMS, Senin (23/9).

Penghentian sementara itu sempat berdampak pada dua pasien penderita penyakit paru-paru di rumah sakit tersebut. “Kami juga merasa kasihan sebenarnya. Tapi tidak bisa berbuat banyak,” imbuh Gatot.

Berikan Dispensasi

Pihak RSUD segera berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan, hari itu juga. Sesaat kemudian, pihak BPJS Kesehatan memberi dispensasi kepada dokter spesialis paru di rumah sakit tersebut. “Alhamdulillah sekarang sudah bisa dilayani BPJS lagi,” ujarnya.

Meski demikian, masih ada beberapa dokter spesialis di RSUD SMS Wonogiri yang kesulitan mencapai target minimal PRB. Oleh karenanya, dia berharap BPJS Kesehatan tidak terlalu kaku dalam menerapkan peraturan dan memperhatikan kondisi yang dihadapi rumah sakit. “Masih ada empat dokter kami yang belum memenuhi target PRB,” katanya. (Khalid Yogi)

Editor : Budi Sarmun

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini