Lion Air Pertama dan Satu-Satunya Membawa Perjalanan Seru di Rute Baru “Yogyakarta ke Pontianak”

_pesawat-A330-900-Lion-Air-
FOTO/dok

18 Septermber 2019. Menambahkan pengalaman di Kulonprogo adalah wajib, karena banyaknya spot wisata baru yang tengah hits. Kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ini berbatasan sebelah timur dengan Bantul dan Sleman, Purworejo di barat, Samudera Hindia di selatan, serta bagian utara yaitu Magelang.

Berbagai tujuan wisata mengagumkan, antara lain Kalibiru karena viewpoint pohon pinus sambil menunggu sunset; Gunung Ijo bisa melihat dari ketinggian sekitar 1.000 mdpl dan mrupakan puncak tertinggi di Perbukitan Menoreh.  Kini, Kulonprogo dikenal luas sebagai tujuan bertualang yang popular.

Beranjak dari KulonprogoPontianak dan sekitarnya di Kalimantan Barat (Kalbar) telah menggugah perhatian untuk dikunjungi. Menguatkan predikat sebagai Kota Khatulistiwa dan Kopi Pancong, khusus pecinta kopi, Jalan Gajah Mada tempat paling asyik, apalagi malam hari. Disinilah tersaji menu kopi bercita rasa khas.

Wilayah berjuluk seribu sungai di belahan Borneo Barat ini, jelas menonjolkan wisata air yang unik. Selain itu pengunjung dapat menyambangi wisata sejarah dan budaya, di antaranya Rumah Betang Radakng, replika rumah adat suku Dayak, Museum Negeri Pontianak, Makam Kesultanan Batulayang, Keraton Kadriah, Vihara bodhissatya Karaniya Mettta.

Untuk itu, segera persiapkan rencana berkunjung kesana. Lion Air (kode penerbangan JT) member of Lion Air Group akan mewujudkan impian wisatawan dan pebisnis (travelers) menjelajahi Kalimantan Barat dan Yogyakarta. Efektif 25 September 2019 akan membuka rute baru di kedua provinsi.

Penerbangan iniakan menempatkan Lion Air sebagai maskapai pertama dan satu-satunya yang menghubungkan Pontianak melalui Bandar Udara Internasional Supadio di Kubu Raya, Kalimantan Barat (PNK) dengan Jogja melalui Bandar Udara Internasional Yogyakarta di Kulonprogo (YIA).

Rute Yogyakarta – Pontianak – Yogyakarta ditahap awal menghadirkan satu frekuensi terbang setiap hari.  Lion Air akan menggunakan nomor penerbangan JT-969, pesawat lepas landas dari Kulonprogo pukul 11.40 WIB, pesawat dijadwalkan mendarat pada 13.20 WIB di Supadio.  Untuk rute sebaliknya tetap dilayani pada hari yang sama, Lion Air akan berangkat pukul 14.00 WIB bernomor terbang JT-968. Pesawat diperkirakan tiba di Kulonprogo pukul 15.40 WIB.

Ekspansi dengan kehadiran rute baru Yogyakarta – Pontianak – Yogyakarta, Lion Air menawarkan alternatif baru dalam bepergian dari Jawa bagian selatan ke Pulau Borneo barat, sehingga dinilai pada waktu mendatang dapat membantu menyediakan berbagai pilihan layanan penerbangan untuk mendukung mobilitas travelers.

Lion AIr mengucapkan terima kasih dan selamat kepada regulator, pengelola bandar udara setempat, pengatur lalu lintas udara beserta pihak terkait yang sudah membantu dalam rencana rute baru. Lion Air mengharapkan inagurasi akan berjalan lancar dan tepat waktu.

Rute baru yang terhubung dengan bandar udara baru ialah salah satu langkah strategis Lion Air dalam mengembangkan bisnis, memperkuat jaringan, memperluas pasar dan upaya menjawab permintaan perjalanan dari Jogja ke Pontianak. Jaringan di kedua kota juga bagian upaya mendukung program pemerintah guna meningkatkan pengembangan pariwisata nasional, termasuk kunjungan wisatawan serta pemerataan pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Lion Air mengharapkan senantiasa melengkapi pilihan perjalanan langsung ataupun lanjutan (connecting) menggunakan waktu keberangkatan yang tepat. Dengan demikian konektivitas Kalbar dan DIY bisa ditempuh dalam jangka waktu relatif pendek, nyaman, aman dan terjangkau.

Rute baru juga memudahkan travelers dan business dari Jogja, yakni transit terlebih dahulu kemudian meneruskan perjalanan bersama Lion Air Group (Lion Air, Batik Air dan Wings Air) yang telah memberikan layanan penerbangan lanjutan (connecting flight).

Koneksi penerbangan lebih banyak lagi dari Bandar Udara Supadio terhubung Ketapang, Sintang, Putusibau, Jakarta, Balikpapan, Batam, Medan, Pekanbaru, Padang, Banda Aceh dan Kuching di Malaysia. Sedangkan dari Bandar Udara YIA, travelers berkesempatan bisa melanjutkan kota favorit lainnya, seperti Jakarta, Palangkaraya, Samarinda dan Makassar.

Dalam menambah keseruan perjalanan di era kekinian (millennials travelers) pada rute ini, Lion Air akan mengoperasikan Boeing 737-800NG (189 kursi kelas ekonomi). Boeing 737 yang dioperasikan Lion Air sudah dilengkapi interior kabin terbaru. Teknologi ini memberikan keuntungan bagi penumpang karena akan disambut nuansa kabin lebih fresh, hangat dan menyenangkan.

Corporate Communication Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro menegaskan, Lion Air, dalam upaya peningkatan kualitas layanan penerbangan, seluruh operasional yang tetap mengedepankan faktor keselamatan, keamanan dan kenyamanan.

Agar perjalanan lebih maksimal, kepada travelers agar mempersiapkan rencana lebih awal berkonsep “tren bepergian simpel”. Jika akan membawa bagasi saat penerbangan maka dapat membeli bagasi menggunakan voucher bagasi (pre-paid baggage) melalui agen perjalanan (agent travel)www.lionair.co.id dan kantor penjualan tiket Lion Air Group.

Pembelian bagasi untuk harga lebih hemat bisa dilakukan ketika saat dan setelah pembayaran tiket (issued ticket), ketentuan batas waktu maksimum enam jam sebelum keberangkatan. Travelers akan mendapatkan nilai lebih ekonomis serta terjangkau dari pilihan kapasitas bagasi yang disesuaikan tingkat keperluan. Sebaliknya, bila berangkat tanpa bagasi, maka tidak perlu membayar bagasi.

Setiap travelers (kecuali bayi), diperbolehkan membawa satu bagasi kabin (cabin baggage) dengan maksimum berat 7 kg dan satu barang pribadi (personal item) seperti tas laptop/ perlengkapan bayi/ bahan membaca/ kamera/ tas jinjing wanita (hand luggage) ke dalam kabin (hand carry), yang mengikuti aturan berlaku sesuai maksimum ukuran dimensi bagasi kabin. (*)

Editor : Budi Sarmun

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini